Prajurit Kodam IM kebut Pengerjaan Jembatan Bailey di Karang Rejo, Bener Meriah

Liputan07 | Redelong – Upaya percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Bener Meriah terus menunjukkan progres signifikan. Personel TNI dari Kodim 0119/BM melalui Koramil 06/Bukit bersama prajurit Yonzipur 16/DA saat ini tengah menggenjot pengerjaan pondasi jembatan Bailey di Desa Karang Rejo, Kecamatan Bukit, Senin (30/03/2026).

Pengerjaan yang difokuskan pada pembuatan bronjong ini menjadi salah satu tahapan krusial dalam pembangunan jembatan Bailey. Bronjong berfungsi sebagai struktur penguat pondasi sekaligus penahan tanah di sekitar abutment jembatan, khususnya pada bagian tepi sungai yang rawan terhadap erosi. Dengan konstruksi yang kokoh dan terencana, jembatan ini diharapkan mampu bertahan dalam berbagai kondisi cuaca ekstrem serta fluktuasi debit air.

Bacaan Lainnya

Di lapangan, personel gabungan TNI bekerja secara terpadu dengan semangat gotong royong yang tinggi. Proses pengisian bronjong dilakukan menggunakan material batu pilihan yang dimasukkan ke dalam anyaman kawat baja. Pekerjaan ini dilaksanakan dengan memadukan penggunaan alat berat serta tenaga manual prajurit, guna memastikan kualitas dan ketahanan struktur tetap terjaga.

Selain fokus pada pembangunan pondasi, personel TNI juga melaksanakan pembersihan alur sungai dari berbagai material penghambat, seperti batang kayu, ranting, dan endapan tanah. Langkah ini dinilai sangat penting untuk menjaga kelancaran arus sungai, sekaligus meminimalisir potensi terjadinya banjir yang dapat menghambat proses pembangunan maupun merusak konstruksi yang telah dikerjakan.

Sinergi antara penggunaan alat berat dan kerja manual prajurit di lapangan menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan optimal, efektif, dan tepat waktu. Kegiatan ini juga mencerminkan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun daerah.

Pembangunan jembatan Bailey ini merupakan yang ketiga kalinya dilakukan di Desa Karang Rejo. Hal tersebut menjadi respons atas kebutuhan mendesak masyarakat akan sarana penghubung yang layak dan aman. Sebelumnya, jembatan di lokasi tersebut mengalami kerusakan akibat Bencana Alam, sehingga berdampak pada terganggunya mobilitas warga, terutama dalam aktivitas ekonomi dan sosial.

Salah seorang warga Desa Karang Rejo, Bapak Amrul, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada TNI atas upaya yang terus dilakukan dalam membantu masyarakat.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada TNI yang telah bekerja keras membangun kembali jembatan ini. Kehadiran jembatan sangat penting bagi kami untuk beraktivitas sehari-hari, terutama dalam mengangkut hasil pertanian dan keperluan lainnya,” ujar Amrul.

Pos terkait