Liputan07 | Aceh Tamiang – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0117/Aceh Tamiang resmi dibuka dalam sebuah upacara khidmat di Lapangan SMP Negeri 7 Sulum, Desa Sulum, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (22/04/2026). Kegiatan ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” sebagai wujud sinergi lintas sektoral dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan.
Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Tamiang, Drs. Armia Fahmi, M.H., yang sekaligus menandai dimulainya kegiatan TMMD melalui pernyataan resmi serta penandatanganan naskah serah terima pekerjaan kepada Dandim 0117/Aceh Tamiang, Letkol Arm Raden Subhi Fitra Jaya, S.Sos., M.M., selaku Dansatgas TMMD.
Dalam amanatnya, Bupati Aceh Tamiang menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0117/Aceh Tamiang, atas dedikasi dan konsistensinya dalam mendukung pembangunan desa. Ia menegaskan bahwa TMMD merupakan program strategis yang mampu mengakselerasi pembangunan daerah melalui semangat gotong royong dan pemberdayaan masyarakat.
“TMMD menjadi wujud nyata sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Terlebih, pascabencana hidrometeorologi yang baru saja kita lalui, program ini memiliki makna penting dalam mempercepat proses pemulihan dan memperkuat ketahanan wilayah,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa melalui tema yang diusung, TMMD diarahkan untuk memperbaiki infrastruktur yang terdampak, memulihkan akses ekonomi masyarakat, serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang.
Sementara itu, Dandim 0117/Aceh Tamiang Letkol Arm Raden Subhi Fitra Jaya menjelaskan bahwa pelaksanaan TMMD ke-128 difokuskan di Desa Sulum, Kecamatan Sekerak, dengan berbagai sasaran fisik dan nonfisik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Untuk sasaran fisik, kegiatan meliputi pengerasan dan pelebaran jalan sepanjang 12 kilometer dengan lebar 6 meter, pembangunan pelat beton sebanyak 3 unit, pemasangan gorong-gorong Aramco 5 unit, pembangunan gorong-gorong beton 1 unit, serta sasaran tambahan berupa pembangunan MCK sebanyak 5 unit, sumur bor 5 unit, dan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak 5 unit.
Selain itu, TMMD juga menyasar kegiatan nonfisik berupa berbagai sosialisasi, antara lain pencegahan stunting, mitigasi bencana banjir, pertanian, wawasan kebangsaan, hukum, bahaya narkoba, hingga kehutanan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta kesadaran masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan.






