Liputan07 | Aceh Timur – Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 yang dilaksanakan oleh Kodim 0104/Aceh Timur di Desa Alue Canang, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, terus menunjukkan progres yang signifikan. Sejak hari pertama pembukaan, berbagai sasaran fisik langsung dikerjakan secara serentak oleh personel Satgas TMMD bersama masyarakat, mencerminkan semangat gotong royong yang kuat dalam mewujudkan pembangunan di wilayah pedesaan. Kamis (23/4/26)
Tanpa menunda waktu, pada hari pertama pelaksanaan, Satgas TMMD langsung memulai pengerjaan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Cut Farida (46). Setelah sebelumnya dilakukan pemasangan bouwplang sebagai penentuan titik dan ukuran bangunan, personel Satgas bersama warga langsung melaksanakan penggalian pondasi sebagai dasar utama berdirinya rumah.
Di lokasi pekerjaan, suasana penuh semangat tampak jelas. Personel TNI dan warga bahu-membahu menggali tanah secara manual dengan cangkul, diiringi kebersamaan yang kental. Debu yang beterbangan dan kerja keras yang dilakukan menjadi bukti nyata bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan, melainkan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Dansatgas TMMD Reg ke-128 Kodim 0104/Aceh Timur, Letkol Inf. Novi Widyanto, S.E., menegaskan bahwa seluruh personel telah diarahkan untuk bekerja secara cepat, tepat, dan maksimal sejak hari pertama.
“Tidak ada waktu yang terbuang. Setiap tahapan pekerjaan harus segera dilaksanakan sesuai rencana. Pembangunan ini merupakan wujud kepedulian kita dalam membantu masyarakat mendapatkan hunian yang layak,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kualitas pekerjaan tetap menjadi prioritas utama, terutama pada bagian pondasi yang merupakan struktur dasar bangunan.
Sejalan dengan itu, pembangunan RTLH lainnya milik Ibu Rugaiyah juga menunjukkan perkembangan yang positif. Memasuki hari kedua pelaksanaan, Satgas TMMD mulai melaksanakan pemasangan mal pondasi sebagai tahapan lanjutan setelah pemasangan bouwplang.
Pemasangan mal pondasi dilakukan secara teliti dan presisi, karena menjadi cetakan awal yang menentukan bentuk serta kekuatan pondasi bangunan. Personel Satgas bersama warga tampak kompak dalam merangkai dan menyusun mal pondasi guna memastikan hasil akhir yang kokoh dan sesuai standar teknis.
Ibu Rugaiyah selaku penerima bantuan mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan melalui program TMMD. Ia mengungkapkan rasa harunya melihat rumahnya mulai dibangun.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Rumah saya sekarang sudah mulai dibangun. Terima kasih kepada bapak TNI dan semua pihak yang telah membantu,” ungkapnya.






