Liputan07| Aceh Timur – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-128 Tahun 2026 yang dilaksanakan Kodim 0104/Aceh Timur terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Sejumlah sasaran fisik yang dipusatkan di Desa Alue Canang dan Desa Jambo Labu, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, saat ini terus dikebut melalui semangat gotong royong antara personel Satgas TMMD dan masyarakat setempat, Sabtu (09/05/2026).
Di lapangan, semangat kebersamaan terlihat begitu nyata. Personel TNI bersama warga bahu-membahu menyelesaikan berbagai pekerjaan fisik yang menjadi prioritas program, mulai dari rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan Tempat Pendidikan Al-Qur’an (TPA), hingga pembangunan sarana air bersih berupa sumur bor dan dudukan tandon air. Kehadiran masyarakat yang ikut terlibat aktif dalam setiap tahapan pekerjaan menjadi bukti kuat bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukan sekadar slogan, melainkan terwujud nyata melalui kerja bersama untuk kemajuan desa.
Salah satu sasaran yang saat ini menunjukkan perkembangan signifikan adalah rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Alue Canang. Rumah yang sebelumnya berada dalam kondisi kurang layak huni kini mulai berubah menjadi hunian yang lebih kokoh, sehat, dan nyaman. Di lokasi pembangunan tampak personel Satgas TMMD bersama warga melaksanakan berbagai tahapan pekerjaan, mulai dari pengadukan semen, pemasangan atap seng, hingga pemlesteran dinding.
Komandan Kodim 0104/Aceh Timur Letkol Inf Novi Widyanto, S.E., selaku Dansatgas TMMD Reguler Ke-128, menyampaikan apresiasi atas dedikasi personel di lapangan serta tingginya antusiasme masyarakat dalam mendukung seluruh rangkaian kegiatan.
Menurutnya, program rehabilitasi RTLH merupakan bentuk nyata kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan hunian yang layak.
“Pembangunan RTLH di Desa Alue Canang saat ini telah memasuki tahap penyelesaian atau finishing. Kami optimistis seluruh pekerjaan dapat rampung sesuai target sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh keluarga penerima bantuan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Letkol Inf Novi Widyanto menegaskan bahwa esensi TMMD tidak hanya terfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga bertujuan memperkuat nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Selain rehabilitasi RTLH, pembangunan Tempat Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di Desa Alue Canang juga terus berjalan. Pembangunan fasilitas pendidikan keagamaan ini menjadi salah satu sasaran prioritas TMMD dalam mendukung pembinaan karakter generasi muda di wilayah pedesaan.






