Pemkab Aceh Besar Buka Seleksi JPT untuk 12 Jabatan Strategis

Liputan07 |Kota Jantho – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar resmi membuka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk mengisi 12 posisi strategis di lingkungan pemerintahan setempat. Pembukaan seleksi tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong percepatan pembangunan daerah.

Seleksi terbuka itu diumumkan melalui panitia seleksi yang dibentuk berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan tentang manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN). Proses seleksi akan dilakukan secara terbuka, transparan, dan profesional dengan melibatkan tim independen guna memastikan pejabat yang terpilih memiliki kompetensi, integritas, dan kapasitas kepemimpinan yang baik.

Adapun 12 jabatan yang dibuka meliputi sejumlah kepala dinas dan kepala badan strategis di lingkungan Pemkab Aceh Besar.

1. Sekretaris DPRK

2. Inspektur

3. Kepala Badan Kesbangpol

4. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan

5. Kepala Dinas Kesehatan

6. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika

7. Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga

8. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

9. Kepala Dinas Perhubungan

10. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan

11. Kepala Dinas Pertanian

12. Kepala Dinas Sosial

 

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Besar, Bahrul Jamil, S.Sos., M.Si mengatakan, seleksi terbuka tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan birokrasi yang profesional dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah ke depan.

“Seleksi JPT ini menjadi momentum penting untuk mendapatkan pejabat yang benar-benar memiliki kapasitas, inovasi, dan semangat pengabdian kepada masyarakat. Kita ingin birokrasi Aceh Besar semakin kuat dan responsif terhadap kebutuhan publik,” kata Bahrul Jamil, di Kota Jantho, Rabu (10/6/2026)

 

Menurutnya, seluruh tahapan seleksi akan dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku dan diawasi secara ketat agar berjalan objektif. Ia menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi praktik titipan ataupun intervensi dalam proses seleksi tersebut.

 

“Kami memastikan proses ini berjalan secara transparan dan akuntabel. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing secara sehat berdasarkan kompetensi dan rekam jejak masing-masing,” ujarnya.

 

Bahrul Jamil juga mengajak ASN yang memenuhi persyaratan untuk ikut berpartisipasi dalam seleksi tersebut. Menurutnya, keterlibatan ASN terbaik sangat penting demi menghadirkan kepemimpinan birokrasi yang mampu mendorong percepatan reformasi birokrasi di Aceh Besar.

Pos terkait