TNI dan Warga Perbaiki Jembatan Aramco yang Rusak Diterjang Arus Sungai di Bener Meriah

Liputan07 | Bener Meriah – Curah hujan tinggi beberapa hari terakhir membuat debit Sungai Alur Pungkeh naik drastis. Akibatnya, salah satu oprit dan pondasi Jembatan Aramco di Desa Blang Rongka, Kecamatan Timang Gajah, Bener Meriah, tergerus air. Kerusakan ini sempat mengganggu akses transportasi warga.

Merespons cepat laporan masyarakat, prajurit Kodim 0119/Bener Meriah melalui Koramil 03/Timang Gajah bersama warga Desa Blang Rongka langsung turun ke lokasi. Gotong royong perbaikan jembatan dilaksanakan Selasa (30/6/2026).

Danramil 03/Timang Gajah, Kapten Inf Takdir Anur, mengatakan jembatan ini merupakan akses vital. Jalur tersebut setiap hari dilalui warga untuk ke lahan pertanian, sekolah, puskesmas, hingga pusat ekonomi.

“Begitu menerima informasi, kami langsung kerahkan personel. Keselamatan masyarakat dan kelancaran akses jadi prioritas utama, sehingga perbaikan harus segera dilakukan,” ujar Kapten Takdir.

Dalam perbaikan, TNI bersama warga mengangkat dan menata material, memasang tambahan satu hole rangkaian Aramco sebagai penguat, menimbun tanah yang tergerus, serta memperkuat pondasi dan sisi jembatan. Pekerjaan dilakukan bertahap dengan mengutamakan keselamatan dan kualitas, agar konstruksi lebih kokoh menghadapi arus sungai saat hujan ekstrem.

Aksi ini kembali menunjukkan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran prajurit di lapangan tidak hanya membantu tenaga, tapi juga memotivasi warga menjaga fasilitas umum.

Warga Desa Blang Rongka mengapresiasi langkah cepat Koramil 03/Timang Gajah. “Jembatan ini sangat vital untuk kami mengangkut hasil tani, sekolah, kerja, dan kebutuhan harian lainnya. Terima kasih TNI sudah cepat membantu,” kata salah seorang warga.

Dengan semangat gotong royong, perbaikan ditargetkan segera rampung agar jembatan bisa kembali digunakan dengan aman dan lancar. Warga juga diimbau menjaga kebersihan sungai dan bantaran, serta tidak melakukan aktivitas yang menghambat aliran air, guna meminimalisasi risiko kerusakan saat musim hujan.

Pos terkait