Liputan07 | Aceh Tenggara – Semangat kebersamaan TNI dan masyarakat kembali terlihat di Desa Teger Miko, Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara. Babinsa Posramil Lawe Sumur jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama warga melaksanakan pengecatan lantai Jembatan Gantung Perintis Garuda, Kamis (23/7/2026).
Pengecatan ini merupakan tahapan finishing pembangunan jembatan. Selain memperindah tampilan, lapisan cat juga berfungsi melindungi konstruksi dari cuaca, panas, hujan, dan potensi karat pada bagian logam.
Kegiatan dipimpin langsung Batuud Posramil Lawe Sumur, Pelda Dodi Harnizar. TNI dan warga bahu-membahu mengecat lantai jembatan dengan teliti agar hasilnya rapi, aman, dan berkualitas.
“Pembangunan jembatan ini kepentingan bersama. Kami mengapresiasi partisipasi warga yang terus hadir membantu dari persiapan sampai finishing seperti hari ini,” ujar Pelda Dodi Harnizar.
Menurutnya, seluruh tahapan harus dikerjakan sebaik-baiknya agar jembatan kokoh, aman, dan bisa digunakan dalam jangka panjang.
Bagi warga Desa Teger Miko, jembatan ini sangat vital. Kehadirannya diharapkan mempermudah mobilitas untuk ke sekolah, puskesmas, pasar, serta memperlancar pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan. Bagi petani, jembatan akan membantu distribusi hasil ke tempat pengumpulan. Bagi anak sekolah, perjalanan menjadi lebih mudah dan aman.
Dalam jangka panjang, jembatan juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat hubungan sosial antar wilayah di Lawe Sumur.
Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sinergi Babinsa dan masyarakat membuat pekerjaan berjalan lebih cepat dan efektif.
Warga berharap jembatan segera selesai dan bisa dimanfaatkan. Mereka juga siap menjaga dan merawat bersama agar manfaatnya dirasakan berkelanjutan.
Dengan semangat gotong royong, Jembatan Gantung Perintis Garuda diharapkan segera menjadi sarana penting penunjang mobilitas, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat Kecamatan Lawe Sumur.






