Progres Capai 95,5 Persen, Kodim 0102/ Aceh Tenggara dan Warga Percepat Penyelesaian Jembatan Gantung Perintis di Kuning Abadi

Liputan07 | Aceh Tenggara – Semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat kembali terlihat dalam upaya mempercepat penyelesaian pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Kuning Abadi, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara. Memasuki tahap akhir pembangunan, personel Babinsa jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama warga terus bahu-membahu menyelesaikan berbagai pekerjaan finishing, salah satunya pengecatan bagian jembatan yang saat ini secara keseluruhan telah mencapai progres sekitar 95,5 persen, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam tahap penyelesaian pembangunan sebelum jembatan nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Personel TNI bersama warga tampak bekerja secara bersama-sama melakukan pengecatan pada sejumlah bagian jembatan, dengan tetap memperhatikan kerapian dan kualitas hasil pekerjaan.

Pengecatan tidak hanya bertujuan untuk memperindah tampilan jembatan, tetapi juga menjadi salah satu upaya memberikan perlindungan tambahan terhadap material konstruksi dari pengaruh cuaca dan lingkungan. Dengan proses finishing yang dilakukan secara baik dan teliti, diharapkan konstruksi jembatan dapat lebih terawat, memiliki daya tahan yang lebih baik, serta dapat digunakan masyarakat dalam jangka waktu yang panjang.

Babinsa Desa Kuning Abadi, Serma Zulkifli, mengatakan bahwa keterlibatan personel TNI bersama masyarakat dalam pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, kebersamaan dan semangat gotong royong yang terus terpelihara sejak awal pembangunan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung percepatan penyelesaian jembatan.

“Kami berkomitmen untuk terus bekerja bersama masyarakat hingga pembangunan ini selesai sepenuhnya. Semangat gotong royong yang terjalin selama ini menjadi bukti nyata kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi kepentingan bersama,” ujar Serma Zulkifli.

Ia menjelaskan, pada pekerjaan yang dilaksanakan hari ini, personel TNI bersama warga difokuskan pada pengecatan lantai jembatan, tiang pondasi, serta tiang pylon pada sisi seberang. Setiap bagian dikerjakan secara cermat dan hati-hati untuk memastikan hasil akhir pembangunan tetap memiliki kualitas yang baik, rapi, dan sesuai dengan fungsi jembatan sebagai sarana penghubung antarkawasan masyarakat.

Menurutnya, meskipun pembangunan telah memasuki tahap akhir, seluruh personel yang terlibat tetap mengutamakan ketelitian dan kualitas pekerjaan. Hal tersebut penting dilakukan agar jembatan yang nantinya digunakan oleh masyarakat tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga mampu memberikan manfaat dan keamanan dalam mendukung berbagai aktivitas warga.

Pos terkait