Liputan07 | Banda Aceh – Staf Khusus Gubernur Aceh, Teuku Irsyadi, memastikan pertemuan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Jakarta pada Selasa (4/08) lalu berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Pertemuan tersebut membahas berbagai langkah percepatan pemulihan sektor pertanian Aceh pascabencana hidrometeorologi.
Teuku Irsyadi yang turut mendampingi Gubernur Aceh dalam pertemuan itu mengatakan, pembahasan berlangsung sekitar satu jam dengan suasana terbuka dan konstruktif. Berbagai persoalan dibicarakan secara menyeluruh, mulai dari percepatan pelaksanaan program pemulihan hingga penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Aceh.
“Saya hadir langsung mendampingi Bapak Gubernur dalam pertemuan tersebut. Suasananya sangat hangat, penuh keakraban, dan pembahasannya berlangsung sangat baik. Karena itu kami merasa perlu menyampaikan konteks pertemuan secara utuh agar masyarakat memperoleh gambaran yang lengkap mengenai apa yang sebenarnya dibicarakan,” kata Irsyadi dalam keterangannya di Banda Aceh, Jumat (7/08).
Belakangan, cuplikan singkat dari pertemuan tersebut beredar. Menurut Irsyadi, cuplikan itu hanya menampilkan sebagian kecil dari pembahasan yang berlangsung hampir satu jam sehingga belum sepenuhnya menggambarkan keseluruhan isi diskusi antara Gubernur Aceh dan Menteri Pertanian.
“Kami memahami bahwa masyarakat memperoleh informasi dari berbagai sumber. Namun kami berharap pertemuan itu dapat dipahami secara utuh. Pembahasannya berlangsung sangat positif dan berfokus pada bagaimana pemerintah pusat bersama Pemerintah Aceh dapat mempercepat pemulihan sektor pertanian demi kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Irsyadi menegaskan, pertemuan tersebut berlangsung dalam semangat mencari solusi bersama untuk mempercepat pemulihan sektor pertanian di Aceh. Menurutnya, pembahasan tidak hanya menyangkut dukungan pemerintah pusat, tetapi juga langkah-langkah yang perlu dilakukan agar seluruh program yang telah dialokasikan dapat segera direalisasikan.
Salah satu hal yang menjadi perhatian Menteri Pertanian, lanjut Irsyadi, adalah percepatan realisasi berbagai program yang telah dialokasikan melalui satuan kerja (satker) Kementerian Pertanian maupun pemerintah daerah. Seluruh pihak diharapkan terus mengawal pelaksanaannya agar berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pak Menteri menyampaikan bahwa seluruh program yang sudah berjalan agar terus dikawal pelaksanaannya. Apabila realisasinya berjalan dengan baik, pemerintah pusat siap memberikan dukungan lanjutan untuk Aceh,” katanya.






