Liputan07 | Kota Jantho – Bupati Aceh Besar H Muharram Idris yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Aceh Besar, HM Ali SSos MSi membuka pelatihan pengelasan Welder 3G Program Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) pada UPTD Balai Latihan Kerja Kabupaten Aceh Besar di Aula Disnakertrans Aceh Besar, Selasa (15/9/2026). Hadir dalam kesempatan itu, Kepala Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Aceh Siti Rolijah, pejabat dari Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Provinsi Aceh Qifti Reza Kesuma, ST M.AP, serta para Kepala OPD terkait jajaran Pemkab Aceh Besar.
Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Aceh Besar, Rahmawati SPd MSi menjelaskan, pelatihan yang diikuti 20 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Aceh itu berkat Kerjasama Disnakertrans Aceh Besar dengan Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia tahun 2026. “Program SMK Go Global ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas calon pekerja migran Indonesia yang trampil, disiplin, dan mendunia,” ungkap Rahmawati.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Aceh Besar, HM Ali mengatakan, Pemkab Aceh Besar mendukung dan mengapresiasi atas terselenggaranya pelatihan pengelasan Welder 3G Program Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) yang digelar di UPTD Balai Latihan Kerja Kabupaten Aceh Besar. Program SMK Go Global ini akan terus didukung secara berkelanjutan oleh Pemkab Aceh Besar bersama OPD terkait.
Menurut M Ali, pelatihan pengelasan yang diikuti peserta dari berbagai kabupaten di Aceh itu merupakan sebuah Langkah yang sangat positif dan strategis dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di Kabupaten Aceh Besar.
Dikatakannya, tantangan dunia kerja saat ini semakin besar. Persaingan dalam mendapatkan pekerjaan semakin kompetitif. Dunia industry juga semakin membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya memiliki ijazah, tapi juga memiliki ketrampilan, kompetensi, sertifikasi, disiplin, etos kerja, kemampuan berbahasa asing, serta kemampuan untuk memenuhi standar kebutuhan industry. “Karena itulah, pelatihan seperti ini sangat penting dan perlu diikuti oleh peserta dengan sangat serius,” papar M Ali.
Pada bagian lain, jelas M Ali, pelaksanaan pelatihan seperti ini menunjukkan pentingnya sinergi antara kementerian yang ada di Jakarta dengan Pemerintah Kabupaten untuk membangun kualitas sumber daya manusia. Untuk itu, kepada peserta, Pemkab Aceh Besar mengharapkan mereka dapat mengikuti pelatihan secara serius dan sungguh-sungguh. Apalagi, terbuka peluang bagi generasi muda untuk mendapat pekerjaan yang layak di luar negeri berkat dukungan kementerian terkait di Jakarta.






