Liputan07 | Aceh Tamiang – Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Kaloy, Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang, terus berlanjut. Memasuki salah satu tahapan pekerjaan konstruksi, personel Kodim 0117/Aceh Tamiang melaksanakan pengelasan pylon gapura pada titik B, Senin (28/9/2026).
Pekerjaan pengelasan dilaksanakan secara bertahap dengan memperhatikan ketelitian dan ketepatan pemasangan setiap komponen. Proses penyambungan dilakukan dengan memastikan posisi, kekuatan sambungan, serta kesesuaian konstruksi agar pylon dapat terpasang sesuai dengan tahapan pekerjaan yang telah direncanakan.
Pylon gapura merupakan salah satu bagian penting dalam struktur jembatan gantung. Karena itu, proses pengerjaannya membutuhkan kecermatan dan keterampilan, terutama dalam memastikan setiap komponen tersambung dengan baik dan memenuhi kebutuhan konstruksi di lapangan.
Dalam pelaksanaannya, personel Kodim 0117/Aceh Tamiang bersama unsur terkait terus melaksanakan pekerjaan secara bertahap sesuai kondisi dan kebutuhan pembangunan. Aspek keselamatan kerja juga menjadi perhatian selama kegiatan berlangsung, mengingat pekerjaan pengelasan dan pemasangan konstruksi memiliki risiko yang membutuhkan kehati-hatian.
Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Kaloy diharapkan dapat memperkuat akses penghubung bagi masyarakat. Kehadiran jembatan tersebut nantinya diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga dari satu wilayah ke wilayah lainnya dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.
Selain mendukung mobilitas masyarakat, jembatan tersebut juga diharapkan dapat menunjang aktivitas sosial dan perekonomian warga. Akses yang lebih baik akan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian dan perkebunan serta mendukung berbagai kegiatan yang membutuhkan sarana penghubung antarkawasan.
Selama proses pembangunan berlangsung, personel di lapangan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan dapat dilaksanakan secara terarah. Kondisi lapangan dan kebutuhan teknis konstruksi menjadi bagian yang diperhatikan agar pekerjaan dapat berjalan dengan aman dan sesuai tahapan.
Salah satu warga Desa Kaloy, Darman (42), menyambut baik perkembangan pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, keberadaan jembatan sangat dinantikan masyarakat karena diharapkan dapat memberikan kemudahan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
«“Kami sebagai masyarakat tentu senang melihat pembangunan jembatan ini terus berjalan. Mudah-mudahan pengerjaannya dapat berjalan lancar sampai selesai, sehingga nantinya jembatan ini bisa digunakan dan memberikan kemudahan bagi warga dalam beraktivitas,” ujar Darman.»






