Anak Mekanik Sepeda Motor Lulus Terbaik Pendidikan Tentara

Liputan07 | Aceh Besar – Sebanyak 670 prajurit Tamtama TNI Angkatan Darat resmi dilantik dan disumpah menyandang pangkat Prajurit Dua (Prada) dalam Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2025. Upacara yang berlangsung khidmat ini digelar di Lapangan Rindam Iskandar Muda, Aceh Besar, pada Jumat (25/4/2025), dan dipimpin langsung oleh Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr.(Han), yang bertindak selaku Inspektur Upacara.

Momen tersebut menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan dasar militer yang telah ditempuh para prajurit muda. Pangdam IM menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh lulusan yang berhasil menuntaskan pendidikan dengan baik, penuh semangat, disiplin, dan pantang menyerah.

“Keberhasilan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang sebagai prajurit sejati. Pendidikan pertama ini adalah fondasi utama dalam membentuk karakter, integritas, dan profesionalisme sebagai Tamtama TNI AD,” ujar Mayjen TNI Niko Fahrizal.

Ia menambahkan bahwa selama masa pendidikan, para prajurit dibentuk secara fisik, mental, dan spiritual. Nilai-nilai keimanan, loyalitas, kedisiplinan, keberanian, serta semangat juang yang tinggi ditanamkan sebagai bekal utama dalam menapaki tugas dan pengabdian ke depan.

“Sebagai ujung tombak satuan, prajurit Tamtama harus selalu siap secara fisik dan mental, cepat tanggap terhadap setiap tugas, serta menunjukkan dedikasi dan loyalitas tinggi. Teruslah belajar dan kembangkan kemampuan diri agar mampu menjawab dinamika tugas yang semakin kompleks,” tegas Pangdam.

Mayjen TNI Niko Fahrizal juga menegaskan bahwa penerimaan prajurit TNI AD tidak dipungut biaya apa pun. Siapa pun anak bangsa yang memiliki tekad kuat, semangat juang, dan memenuhi syarat, memiliki peluang yang sama untuk bergabung dan mengabdi dalam institusi TNI.

Salah satu sosok inspiratif dari lulusan tahun ini adalah Prada Adi Saputra, pemuda asal Labuhan Bakti, Kecamatan Teupah Selatan, Kabupaten Simeulue. Putra dari pasangan Safrian Maden Rasidah dan Ewis Susanti ini dinobatkan sebagai lulusan terbaik Dikmata Gelombang I TA 2025 di Rindam Iskandar Muda.

Adi Saputra, yang lahir pada 29 September 2003, merupakan anak seorang mekanik sepeda motor. Kehidupan sederhana tidak menyurutkan semangatnya untuk terus berjuang meraih cita-cita menjadi prajurit TNI. Dengan tekad kuat dan kerja keras, Adi membuktikan bahwa latar belakang ekonomi bukanlah penghalang untuk meraih prestasi dan mengabdi pada bangsa.

Pos terkait