“Kami berharap kegiatan normalisasi sungai ini mampu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Selain mengurangi potensi banjir saat intensitas hujan meningkat, kegiatan ini juga menjadi bentuk edukasi kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga kebersihan sungai dan tidak membuang sampah maupun material lain ke aliran sungai. Posramil Lawe Sumur akan terus bersinergi serta siap mendukung setiap program yang bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Selain memperlancar aliran air, kegiatan normalisasi juga diharapkan mampu mengurangi risiko terjadinya erosi di sepanjang bantaran sungai, menjaga kestabilan struktur tanah di sekitar aliran sungai, serta melindungi akses jalan desa dan lahan pertanian masyarakat yang selama ini kerap terdampak luapan air saat hujan dengan intensitas tinggi.
Pemerintah Desa Teger Miko menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan keterlibatan Posramil Lawe Sumur dalam kegiatan tersebut. Menurut mereka, kerja sama yang terjalin antara TNI dan masyarakat menjadi contoh nyata semangat gotong royong yang perlu terus dipelihara dalam menghadapi berbagai tantangan di lingkungan sekitar.
Sementara itu, Bapak Samsul Bahri (60), warga Desa Teger Miko, mengaku sangat mengapresiasi kepedulian TNI melalui Posramil Lawe Sumur yang telah membantu melakukan normalisasi aliran sungai demi kepentingan masyarakat luas.
“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Sungai yang sebelumnya mulai dangkal kini kembali dibersihkan sehingga aliran air menjadi lebih lancar. Mudah-mudahan saat hujan deras nanti air tidak lagi meluap ke permukiman warga maupun lahan pertanian. Kami mengucapkan terima kasih kepada TNI yang selalu hadir membantu masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan karena manfaatnya sangat besar bagi keselamatan dan kesejahteraan warga,” ungkapnya.
Kegiatan normalisasi Sungai Pantai Timur berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Antusiasme masyarakat yang ikut bergotong royong menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Diharapkan, melalui kolaborasi yang terus terjalin antara TNI, pemerintah, dan masyarakat, upaya pencegahan bencana dapat berjalan lebih optimal sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, serta tangguh menghadapi ancaman banjir pada musim penghujan.






