Kata Dia; dengan pemberian anugerah tersebut, merupakan ‘cemeti’ agar lebih bersemangat untuk membangun daerah.
Pun begitu, penghargaan tersebut bukanlah hasil kinerja dirinya, tetapi kolektif seluruh jajaran di Pemerintahan Aceh Tamiang.
“Inilah hasil kerja keras kolektif kami, di jajaran pemerintahan Aceh Tamiang, seorang Armia Pahmi, tidak ada apa-apanya tanpa didukung oleh jajaran saya, Wakil Bupati, Sekda, para Kepala SKPK, Kabid dan seluruh Staf yang ada, begitu juga dengan para Camat, Datok Penghulu dan dukungan seluruh elemen masyarakat, Anugerah ini bukan milik saya, tapi milik kita semua, dengan Kerja keras, cepat dan tepat,” Pungkas Armia. [Syawaluddin].






