Liputan07 | Aceh Tenggara– Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Kati Maju, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara terus dikebut. Kodim 0108/Agara bersama warga melaksanakan pembukaan mal pondasi sebagai tahapan penting pembangunan, Kamis 18 Juni 2026.
Babinsa Posramil Ketambe, Serka Mulyono, turun langsung bersama masyarakat. Ia berbaur mengerjakan pembukaan mal pondasi hingga menyiapkan material untuk tahapan berikutnya. Kehadiran Babinsa tidak hanya memberi dukungan tenaga, tetapi juga motivasi bagi warga agar pembangunan jembatan cepat rampung.
“Pembangunan jembatan ini kebutuhan penting bagi masyarakat Desa Kati Maju. Keberadaannya nanti akan meningkatkan akses transportasi, memperlancar ekonomi, memudahkan anak-anak ke sekolah, serta mendukung kegiatan warga lainnya. Kami akan terus mendampingi agar selesai sesuai harapan,” ujar Serka Mulyono.
Pembukaan mal pondasi dilakukan untuk memastikan struktur dibangun kokoh dan sesuai perencanaan teknis. Dengan pondasi yang kuat, jembatan diharapkan mampu menopang konstruksi secara maksimal dan memberi manfaat jangka panjang.
Warga Desa Kati Maju menyambut baik pembangunan ini. Selama ini akses antarwilayah terkendala kondisi geografis dan meningkatnya debit sungai saat musim hujan. Jembatan yang lebih aman dan representatif diyakini akan melancarkan distribusi hasil pertanian, mobilitas warga, serta akses pendidikan dan kesehatan.
Suasana gotong royong tampak kuat selama kegiatan. Warga bergantian mengangkut dan menata material di lokasi agar pekerjaan lebih efektif. Semangat kebersamaan ini menjadi bukti kepedulian masyarakat terhadap pembangunan fasilitas umum masih terjaga.
Kehadiran Babinsa merupakan wujud nyata komitmen TNI dalam mendukung pembangunan desa, khususnya peningkatan infrastruktur. Kolaborasi TNI, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan membuat pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda selesai tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan warga Kati Maju dan sekitarnya.






