Babinsa Kodim 0118/Aceh Tenggara dan warga Angkut Material Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Kati Maju

Liputan07 | Aceh Tenggara – Semangat gotong royong dan kebersamaan kembali ditunjukkan oleh Babinsa jajaran Kodim 0118/Aceh Tenggara bersama masyarakat dalam proses pembangunan jembatan gantung perintis di Desa Kati Maju, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Selasa (02/06/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu wujud nyata sinergitas antara TNI dan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan yang memiliki manfaat besar bagi masyarakat. Dalam kegiatan itu, Babinsa bersama warga secara bersama-sama mengangkat semen, pasir, serta berbagai material lainnya yang akan digunakan untuk pengecoran pondasi jembatan gantung perintis.

Sejak pagi hari suasana kebersamaan sudah terlihat di lokasi kegiatan. Babinsa bersama masyarakat tampak kompak menurunkan material bangunan dari kendaraan pengangkut, kemudian memindahkannya secara manual menuju titik pembangunan jembatan. Meski medan yang dilalui cukup menantang dan pekerjaan membutuhkan tenaga ekstra, hal tersebut tidak mengurangi semangat warga dan aparat TNI untuk terus bekerja bersama demi mempercepat proses pembangunan.

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat mendapat sambutan positif dari warga. Selain membantu tenaga dalam pengerjaan fisik, Babinsa juga memberikan motivasi dan semangat kepada masyarakat agar tetap menjaga kekompakan dan terus mempertahankan budaya gotong royong yang menjadi ciri khas kehidupan sosial masyarakat Aceh Tenggara.

Danposramil Ketambe, Peltu Jumadin Selian, mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk kepedulian TNI terhadap berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat di wilayah binaan.

Menurutnya, pembangunan jembatan gantung perintis sangat penting bagi masyarakat Desa Kati Maju dan desa-desa di sekitarnya, karena selama ini akses penghubung antarwilayah masih menjadi salah satu kendala utama bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya sebatas menjalankan tugas kewilayahan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat. Melalui kegiatan gotong royong seperti ini, hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik,” ujar Peltu Jumadin Selian.

Ia menambahkan bahwa kegiatan gotong royong tersebut juga merupakan bagian dari pelaksanaan Komunikasi Sosial (Komsos) yang rutin dilakukan aparat teritorial guna mempererat hubungan emosional, membangun kedekatan, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Pos terkait