Menurut Imsak, konsep tersebut sejalan dengan karakteristik masyarakat Aceh yang memiliki kedekatan kuat dengan nilai-nilai keislaman serta tradisi menabung dan berinvestasi emas.
Di Aceh, program tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Hingga Juli 2026, BSI Regional Aceh telah melayani 126.876 nasabah emas dengan total kepemilikan mencapai 98 kilogram emas, meningkat 129 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat Aceh terhadap emas sebagai salah satu instrumen dalam perencanaan keuangan, sekaligus membuka peluang bagi masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan ibadah secara lebih terencana melalui ekosistem layanan keuangan syariah BSI.
Imsak menambahkan, BSI tidak hanya berkomitmen menyediakan produk dan layanan keuangan syariah, tetapi juga terus mendorong peningkatan literasi masyarakat agar semakin memahami berbagai pilihan instrumen keuangan yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan finansial dan spiritual.
“Bagi BSI, perjalanan menuju Baitullah bukan hanya persoalan finansial, tetapi juga perjalanan spiritual. Karena itu, kami ingin terus hadir sebagai sahabat finansial, spiritual, dan sosial bagi masyarakat Aceh,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Serambi Indonesia atas penghargaan yang diberikan kepada BSI.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Masyarakat Aceh dan Serambi Indonesia atas apresiasi ini. Penghargaan ini tentunya menjadi penyemangat bagi seluruh insan BSI Regional Aceh untuk terus memberikan layanan terbaik dan menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkas Imsak.
Malam Anugerah Serambi Awards 2026 menjadi momentum apresiasi terhadap berbagai pihak yang dinilai memberikan kontribusi positif serta memiliki peran dalam mendorong kemajuan masyarakat dan pembangunan Aceh.






