Bupati Aceh Besar Hadiri Rapat Bersama TPID dan TP2DD Aceh

Keterangan : Bupati Aceh Besar H.Muharram Idris menghadiri High Level Meeting TPID Aceh dan TP2DD Aceh, di Gedung Serbaguna Setda Aceh, Rabu (14/05/2025). Foto : Ist.

Liputan07 | Kota Jantho – Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris (Syech Muharram) menghadiri rapat High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Aceh, yang dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, di Gedung Serbaguna Setda Aceh, Rabu (14/05/2025).

Dalam sambutannya, Wagub Aceh Fadhlullah menyampaikan, High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Aceh, merupakan bentuk komitmen bupati dan wali kota se-Aceh pada upaya pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi daerah.

“Kami mengapresiasi kehadiran Bapak/Ibu hari ini. Pertemuan ini mencerminkan komitmen dan semangat kolaboratif semua pihak dalam merumuskan langkah-langkah strategis untuk menghadapi dua isu besar yang sangat krusial bagi pembangunan daerah kita, yaitu pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi pendapatan daerah,” ujar Fadhlullah.

“Isu inflasi bukan sekadar persoalan ekonomi, tetapi menyentuh langsung kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok rentan. Oleh karena itu, pengendalian inflasi harus menjadi kerja bersama yang terencana, terkoordinasi, dan berkelanjutan,” sambungnya.

Ia menjelaskan, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, keterjangkauan harga, serta komunikasi yang efektif dengan masyarakat, adalah pilar-pilar utama yang perlu dijaga bersama.

“Alhamdulillah, kerja keras selama ini telah membuahkan hasil positif. Inflasi di Aceh dapat kita kendalikan dalam rentang target nasional. Namun kita tidak boleh lengah. Di depan kita terbentang tantangan yang semakin kompleks, seperti perubahan iklim, gejolak geopolitik global, hingga dinamika harga pangan dan energi,” kata Wagub berpesan.

Oleh karena itu, upaya memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan menjadi keharusan strategis. Dalam konteks inilah pertemuan ini menjadi sangat penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendesain program dan kebijakan yang mampu menjaga stabilitas harga di Aceh.

Ia menambahkan, isu yang tak kalah penting adalah transformasi digital, khususnya dalam mempercepat digitalisasi pendapatan daerah.l, katena kehidupan global telah berubah.

“Digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak. Melalui pendekatan digital, kita dapat meningkatkan efisiensi, akurasi, serta membangun tata kelola yang lebih transparan dan akuntabel,” sebut Wagub.

Pos terkait