Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, lanjutnya, akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna mencari solusi terbaik atas persoalan ini. Ia menegaskan, Pemkab siap menjadi jembatan antara masyarakat dan pihak perusahaan agar hubungan kemitraan yang selama ini terjalin dapat lebih berkeadilan.
“Kita ingin keadilan ekonomi. Jangan sampai masyarakat Aceh hanya menjadi penonton di tengah sumber daya besar yang ada di wilayahnya sendiri. Pemerintah akan berupaya agar semua pihak diuntungkan, terutama masyarakat sebagai konsumen akhir,” pungkasnya.
Kenaikan harga semen dalam beberapa bulan terakhir memang menjadi sorotan publik di Aceh. Sejumlah toko bangunan dan konsumen melaporkan bahwa harga semen merek PT. SBA di Aceh lebih tinggi dibandingkan di provinsi tetangga seperti Sumatera Utara. Kondisi ini dinilai dapat berdampak pada sektor pembangunan, infrastruktur, dan daya beli masyarakat.
Dengan pernyataan tegas Bupati Aceh Besar ini, masyarakat berharap pihak perusahaan dan pemerintah pusat segera mengambil langkah konkret agar harga semen di Aceh kembali stabil, adil, dan berpihak kepada daerah penghasilnya sendiri.()






