“Selama ini, banyak jabatan strategis ditempati berdasarkan pertimbangan politik, bukan kompetensi. Pola seperti ini tidak menguntungkan bagi Aceh Besar. Kami ingin menempatkan orang-orang yang benar-benar kompeten untuk membangun daerah ini,” ujarnya.
Akademisi Dukung Percepatan Pembangunan Aceh Besar
Dalam sesi diskusi, Prof. Mujiburrahman, Rektor UIN Ar-Raniry, menyoroti tingginya angka mahasiswa Aceh Besar yang drop out karena masalah ekonomi.
“Potensi SDM kita luar biasa, tetapi banyak yang belum terkoordinasi dengan baik. Saya mengusulkan pembentukan Yayasan Pembangunan SDM Aceh Besar untuk membantu mahasiswa yang kesulitan dan memastikan mereka mendapatkan pendidikan yang layak,” sarannya.
Akademisi lain seperti Prof. Marwan (Wakil Rektor II USK), Prof. Mustanir (Wakil Rektor III USK), Prof. Taufik Abidin (Dekan FMIPA USK), Dr. Salahuddin (Ketua Prodi S3 UIN Ar-Raniry), dan Dr. Saifuddin (Wakil Rektor III Abulyatama) menyoroti pentingnya pembangunan Kota Jantho dan peningkatan layanan publik.
Bahkan, para akademisi juga mendorong Muharram untuk menjadi Ketua Forsiar (Forum Silaturahmi Aceh Besar) sebagai wadah pemersatu warga Aceh Besar untuk bersinergi dalam pembangunan daerah.
Muharram, Pemimpin dengan Retorika dan Wawasan Kuat
Sejumlah peserta yang hadir mengaku terkesan dengan kemampuan orasi dan wawasan Muharram Idris.
“Saya tidak menyangka, pemilihan diksi dalam orasinya sangat kuat dan retorikanya tajam. Beliau menguasai isu-isu strategis Aceh Besar, bahkan tidak kalah dengan akademisi yang hadir,” ujar salah seorang peserta yang enggan disebut namanya.
Silaturahmi ini juga dihadiri oleh Tim Commando Independen Aceh Besar, yang terdiri dari Muajir, Arziqi, Yusri VE, Tgk. Zulfa Saputra, Adun Sibreh, Fauzan, Tgk. Nazaruddin Lam Geumbang, serta Nopri Zalli Adha (Bang Abeng).
Aceh Besar di Jalur Perubahan
Dengan dukungan akademisi dan semangat kolaborasi, pasangan Muharram-Syukri optimistis membawa Aceh Besar menuju perubahan nyata.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dengan kebersamaan dan sinergi yang kuat, insya Allah, Aceh Besar akan menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera,” pungkas Muharram.






