Bupati Pidie Jaya Lepas Satgas Gulbencal TNI Usai Tuntaskan Pemulihan Pasca Bencana

Liputan07 | Pidie Jaya – Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) TNI dari Yonif TP 836/Brahma Yodha yang berada di bawah jajaran Kodam V/Brawijaya secara resmi dilepas oleh Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya setelah menuntaskan tugas kemanusiaan dalam Operasi Pemulihan Pasca Bencana Hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Pidie Jaya.

Prosesi pelepasan dilaksanakan melalui sebuah upacara yang berlangsung khidmat di Lapangan Halaman Gedung MTQ Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu (07/03/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, MA., S.Sos., M.E., serta dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pidie Jaya, jajaran TNI dan Polri, para pejabat pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta warga yang selama ini merasakan langsung bantuan dari para prajurit TNI.

Dalam amanatnya, Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh personel Satgas Gulbencal TNI yang telah melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi, tanggung jawab, dan semangat pengabdian selama membantu masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Pidie Jaya.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya dan seluruh masyarakat, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para prajurit TNI yang telah hadir membantu kami di masa sulit pasca bencana. Kehadiran TNI tidak hanya memberikan bantuan fisik dan teknis, tetapi juga menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk bangkit kembali,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan operasi pemulihan pasca bencana tersebut merupakan bukti nyata komitmen TNI yang selalu hadir di garda terdepan dalam membantu masyarakat ketika menghadapi berbagai kesulitan, khususnya saat terjadi bencana alam.

Selama menjalankan tugas di wilayah terdampak, Satgas Gulbencal TNI yang terdiri dari personel Kodim 0102/Pidie, Yonarmed 17/Rencong Cakti, Yonzipur 16/Dhika Anoraga, Yonif TP 857/Gana Giri, serta Yonif TP 836/BY telah memberikan kontribusi besar dalam mempercepat proses pemulihan kondisi masyarakat.

Berbagai kegiatan yang dilaksanakan di antaranya normalisasi dan pembersihan akses jalan yang tertutup material banjir, pembangunan jembatan darurat untuk membuka kembali jalur transportasi masyarakat, pembersihan rumah-rumah warga yang terdampak bencana, serta pemulihan berbagai fasilitas umum seperti sarana pendidikan, fasilitas kesehatan, dan tempat ibadah.

Selain itu, para prajurit TNI juga terlibat langsung dalam membantu masyarakat membersihkan lingkungan permukiman serta memperbaiki sejumlah sarana sosial yang rusak akibat bencana, sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan secara normal.

Pos terkait