Direktur Poltekpel Malahayati Andi Fiardi Menyampaikan Duka Cita Mendalam Atas Meninggalnya Catar Muhammad Rasya Fadhillah

Berdasarkan data Poltekpel Malahayati, termasuk catatan tim medis Poltekpel dan informasi dari RSUDZA, terdapat hal-hal medis yang masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematian.

Pihak Poltekpel Malahayati juga telah mengawal dan mengurus jenazah mulai dari rumah sakit hingga menyerahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman sesuai prosedur. Jenazah dimakamkan di daerah asal, Lhokseumawe, pada Senin, 28 September 2026.

Atas musibah tersebut, Andi atas nama pribadi dan seluruh keluarga besar Poltekpel Malahayati menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada keluarga.

“Atas nama pribadi dan seluruh keluarga besar Poltekpel Malahayati, kami menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada keluarga atas musibah dan kehilangan ini. Kami dan seluruh jajaran Poltekpel Malahayati telah berupaya memberikan penanganan dan pertolongan secara maksimal. Namun, dengan segala upaya yang telah dilakukan, kami belum berhasil menyelamatkan ananda Fadhillah,” ungkap Andi.

Poltekpel Malahayati berkomitmen bersikap terbuka, transparan, dan kooperatif serta mendukung penuh upaya pihak berwenang dalam mengungkap penyebab kematian. Apabila dalam proses pemeriksaan ditemukan adanya pelanggaran disiplin maupun tindak kekerasan oleh pihak mana pun, Poltekpel Malahayati akan mendukung penanganannya sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami meminta agar seluruh pihak memberikan ruang bagi proses pemeriksaan medis dan penyelidikan untuk berjalan secara objektif. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan melalui saluran resmi berdasarkan informasi yang telah terverifikasi,” tutup Andi Fiardi.

Pos terkait