SINERGI PENGENDALIAN INFLASI
FEKDI x IFSE 2026 juga menjadi momentum sinergi antara Bank Indonesia dengan Pemerintah dalam pengendalian inflasi. Sinergi ini tercermin melalui Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi – Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPID/TPIP). Sinergi tersebut menjadi kunci dalam menjaga stabilitas harga sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menegaskan atensi yang tinggi pada pengendalian inflasi di daerah. Hal ini tercermin dari intensitas koordinasi Mendagri dengan seluruh Kepala Daerah terkait perkembangan harga komoditas di masing-masing wilayah, komoditas yang perlu menjadi perhatian, dan solusi untuk menjaga stabilitas harga sehingga kesejahteraan masyarakat terjaga. Dengan kerja keras ini, inflasi terjaga dalam kisaran sasaran tahun 2026 yaitu 2,5+-1%. Pada Agustus 2026, inflasi IHK terjaga pada level 3,19% (yoy), dengan inflasi harga pangan bergejolak (volatile food) tercatat 4,06% (yoy). Bank Indonesia bersama Pemerintah terus memperkuat bauran kebijakan dan sinergi TPID/TPID melalui implementasi GPIPS serta antisipasi risiko gangguan cuaca El Niño, agar inflasi tetap berada dalam sasaran 2,5±1% pada 2026 dan 2027.
Dalam kesempatan ini, turut diumumkan pemenang TPID Awards 2026 dan penghargaan pada TPID Provinsi Berkinerja Terbaik, Kabupaten/Kota Berkinerja Terbaik, serta Kabupaten/Kota Berprestasi. Para pemenang TPID Awards 2026 juga direkomendasikan untuk memperoleh tambahan insentif fiskal sebagai bentuk apresiasi atas kinerja pengendalian inflasi sekaligus mendorong penguatan upaya menjaga stabilitas harga di daerah secara berkelanjutan.
Sinergi pengendalian inflasi daerah melalui TPID di Provinsi Aceh turut menunjukkan capaian yang positif. Pada Agustus 2026, inflasi IHK Provinsi Aceh tercatat sebesar 4,86% (yoy), didukung koordinasi erat antara Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota, dan instansi terkait dalam menjaga ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta stabilitas harga pangan melalui program Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) di seluruh wilayah Aceh.
Sepanjang bulan Agustus 2026, kolaborasi Bank Indonesia Aceh dan TPID Aceh telah merealisasikan 38 kali Gerakan Pangan Murah (GPM)/Pasar Murah di wilayah Kabupaten Aceh Singkil, Pidie Jaya, Aceh Besar, Aceh Barat, Nagan Raya, serta Kota Banda Aceh dan Subulussalam. Selain itu, turut disalurkan pasokan melalui Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP) berupa 22,1 ton beras premium ke wilayah Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar.






