Gotong Royong TNI dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan Gantung di Kumbang Jaya Agara

Liputan07 | Aceh Tenggara – Pembangunan jembatan gantung perintis di Desa Kumbang Jaya, Kabupaten Aceh Tenggara ( Agara), terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Hingga Sabtu (02/05/2026), progres pengerjaan fisik jembatan yang dilaksanakan secara gotong royong oleh personel Kodim 0108/Agara bersama masyarakat setempat telah mencapai 19,05 persen.

Pembangunan infrastruktur tersebut menjadi salah satu upaya nyata dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses transportasi yang lebih aman dan memadai. Selama ini, warga Desa Kumbang Jaya menghadapi keterbatasan sarana penyeberangan, terutama ketika debit air sungai meningkat pada musim hujan. Kondisi tersebut kerap menyulitkan aktivitas masyarakat, baik untuk keperluan ekonomi, pendidikan, maupun kegiatan sosial sehari-hari.

Di lapangan, semangat kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat terlihat begitu kuat. Setiap hari mereka bekerja bersama, mulai dari pengangkutan material, persiapan kebutuhan konstruksi, hingga pelaksanaan pekerjaan fisik di lokasi pembangunan. Suasana gotong royong yang tercipta tidak hanya mempercepat proses pengerjaan, tetapi juga memperlihatkan eratnya hubungan antara TNI dengan masyarakat dalam mendukung pembangunan di wilayah pedesaan.

Dengan medan yang cukup menantang, personel TNI dan warga tetap menunjukkan dedikasi tinggi. Mereka bekerja dengan penuh semangat dan tanggung jawab demi memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana. Kehadiran masyarakat yang turut terlibat secara aktif menjadi energi tersendiri dalam mempercepat pencapaian target pembangunan.

Serma Karmadi menyampaikan bahwa pembangunan jembatan gantung tersebut merupakan jawaban atas kebutuhan mendesak masyarakat yang selama bertahun-tahun menghadapi kendala akses saat melintasi sungai. Menurutnya, kondisi tersebut telah lama menjadi keluhan warga karena berdampak langsung terhadap kelancaran aktivitas sehari-hari.

“Persoalan akses ini sudah lama menjadi keluhan masyarakat. Pembangunan jembatan ini merupakan respons cepat terhadap kebutuhan warga. Dengan adanya program dari Bapak Prabowo Subianto, kini harapan masyarakat mulai terealisasi,” ujar Serma Karmadi.

Ia menjelaskan, keberadaan jembatan ini nantinya akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga membuka akses yang lebih luas terhadap sektor pendidikan, pertanian, dan aktivitas perekonomian lainnya.

Menurutnya, selama ini para pelajar harus menghadapi keterbatasan akses saat berangkat menuju sekolah, terutama ketika kondisi sungai tidak memungkinkan untuk dilalui. Dengan hadirnya jembatan gantung tersebut, para siswa diharapkan dapat menempuh perjalanan dengan lebih aman, nyaman, dan efisien.

Pos terkait