Irdam IM Secara Resmi Tutup TMMD Reguler Ke-128 Kodim 0104/Aceh Timur di Desa Alue Canang

Liputan07 | Aceh Timur – Kodim 0104/Aceh Timur secara resmi menutup pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-128 Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Desa Alue Canang, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (21/05/2026). Upacara penutupan digelar di Lapangan Bolakaki Desa Alue Canang dengan mengusung tema “Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” dan dipimpin langsung oleh Inspektur Upacara, Irdam Iskandar Muda Brigjen TNI Heri Purwanto.

Pelaksanaan upacara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan sebagai tanda berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan TMMD yang selama satu bulan terakhir dilaksanakan secara terpadu oleh TNI bersama pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat dalam upaya mempercepat pembangunan desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, pejabat pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta masyarakat Desa Alue Canang. Hadir dalam kegiatan itu antara lain LO TNI AL Dam IM Kolonel Mar Helmi Adriansyah, Dandim 0104/Aceh Timur Letkol Inf Novi Widyanto, Bupati Aceh Timur yang diwakili Asisten II Dr. Darmawan M. Ali, S.T., Kapolres Aceh Timur yang diwakili Kabag Ops Kompol Sukirno, S.E., serta Kajari Aceh Timur yang diwakili Kasi Datun Muhadir, S.H.

Rangkaian upacara penutupan diawali dengan laporan hasil pelaksanaan TMMD, penandatanganan naskah hasil kegiatan, serta penyerahan hasil pekerjaan TMMD secara simbolis dari Dansatgas TMMD kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Timur yang diwakili Sekretaris Daerah.

Dalam amanatnya, Brigjen TNI Heri Purwanto, S.E., menyampaikan bahwa program TMMD merupakan salah satu bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Menurutnya, TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga membangun semangat kebersamaan, gotong royong, dan nasionalisme masyarakat.

“Program TMMD ini bukan hanya membangun sarana dan prasarana desa, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong, wawasan kebangsaan, cinta tanah air, serta bela negara. Pembangunan yang telah dilaksanakan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dan mendorong kemajuan desa secara berkelanjutan,” ujar Brigjen TNI Heri Purwanto dalam amanatnya.

Selama pelaksanaan TMMD Ke-128, berbagai sasaran fisik berhasil diselesaikan dengan baik. Di antaranya pengerasan jalan sepanjang 2.200 meter yang diharapkan dapat memperlancar akses transportasi dan aktivitas ekonomi masyarakat. Selain itu, Satgas TMMD juga membangun tiga unit gorong-gorong, merehabilitasi satu unit Tempat Pendidikan Al-Qur’an (TPA), membangun empat unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), tiga unit fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK), serta lima unit sumber air bersih untuk masyarakat.

Pos terkait