Di lokasi pembangunan RTLH, personel Satgas bersama masyarakat tampak sibuk menyelesaikan berbagai pekerjaan detail akhir seperti pendempulan keramik, pemasangan jendela dan pintu, pengecatan kusen rumah, hingga pembersihan area sekitar rumah agar terlihat bersih dan rapi sebelum diserahkan kepada penerima manfaat.
Semangat gotong royong terlihat begitu kuat selama proses pengerjaan berlangsung. Personel Satgas bekerja dengan penuh ketelitian untuk memastikan rumah yang dibangun tidak hanya kokoh, tetapi juga nyaman ditempati masyarakat.
“Menjelang penutupan program, personel Satgas terus bekerja maksimal menyelesaikan tahapan akhir RTLH. Kami ingin rumah yang dibangun ini nantinya benar-benar layak, nyaman, dan siap ditempati warga penerima manfaat,” ujar Letkol Inf Novi Widyanto.
Kapten Cpm Asep menambahkan bahwa saat ini pengerjaan RTLH telah memasuki tahap penyempurnaan akhir dengan fokus pada detail pekerjaan.
“Hari ini personel Satgas tengah melaksanakan beberapa pekerjaan finishing seperti pendempulan keramik, pemasangan jendela dan pintu, pengecatan kusen, serta pembersihan area rumah. Semua dilakukan agar saat penutupan nanti rumah sudah siap ditempati dan terlihat rapi,” jelasnya.
Salah satu penerima manfaat RTLH, Ibu Mariana, mengaku sangat bersyukur dan bahagia melihat rumahnya kini hampir selesai dibangun.
“Alhamdulillah saya sangat bersyukur melihat rumah ini sudah hampir selesai. Terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang terus bekerja membantu kami. Semoga semua yang dilakukan menjadi amal kebaikan,” ucapnya haru.
Di sisi lain, pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) juga memasuki tahap penyempurnaan akhir. Personel Satgas TMMD tampak melakukan pengecekan menyeluruh terhadap bangunan dan sistem pendukung agar fasilitas sanitasi tersebut benar-benar siap digunakan masyarakat.
Pengecekan meliputi kondisi bangunan utama MCK, kebersihan ruangan, instalasi perpipaan, tandon air, pompa air, hingga sistem saluran pembuangan agar seluruh fasilitas dapat berfungsi optimal.
“Kami ingin memastikan seluruh sasaran fisik, termasuk pembangunan MCK ini benar-benar siap digunakan masyarakat. Karena itu, personel Satgas melakukan pengecekan secara detail mulai dari bangunan, sistem air, hingga kebersihan lingkungan sekitar,” ujar Dansatgas.
Danramil 11/Birem Bayeun, Kapten Arh Safari, menjelaskan bahwa fokus pengerjaan saat ini adalah memastikan seluruh sistem air dan fasilitas pendukung MCK berfungsi dengan baik.
“Hari ini personel Satgas melakukan pengecekan langsung terhadap tandon air, sistem perpipaan, pompa air, serta beberapa bagian bangunan MCK lainnya. Kami ingin memastikan seluruh sistem berjalan normal sehingga saat TMMD selesai, fasilitas ini sudah siap dipakai masyarakat,” jelasnya.






