Kepala DSI Aceh Besar Verifikasi Kelayakan Tuan Rumah MTQ Tingkat Kabupaten di Kuta Baro

Lebih lanjut, ia berharap penyelenggaraan MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi membaca dan memahami Al-Quran, tetapi juga menjadi momentum memperkuat syiar Islam, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Quran.

“MTQ bukan sekadar perlombaan. Yang lebih penting adalah bagaimana kegiatan ini mampu menumbuhkan semangat masyarakat untuk semakin mencintai, mempelajari, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap setiap pelaksanaan MTQ memberikan dampak positif bagi pembinaan generasi Qurani di Aceh Besar,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Kuta Baro, Zahrul Fuadi, SE, MM, menyatakan kesiapannya mendukung seluruh tahapan persiapan apabila dipercaya menjadi tuan rumah MTQ Tingkat Kabupaten Aceh Besar. Berbagai fasilitas yang dibutuhkan akan dipersiapkan melalui koordinasi bersama pemerintah kabupaten, unsur Forkopimcam, perangkat gampong, serta masyarakat.

Ia menjelaskan, tim verifikasi telah memberikan sejumlah catatan teknis yang perlu menjadi perhatian panitia daerah, di antaranya penyempurnaan tata letak arena, pengaturan arus lalu lintas selama kegiatan berlangsung, kesiapan fasilitas kesehatan, kebersihan lingkungan, hingga penguatan sistem keamanan dan kenyamanan peserta.

“Ada beberapa hal yang menjadi masukan, insya Allah Kuta Baro siap menjadi tuan rumah MTQ tongkat Aceh Besar tahun ini,” katanya optimis

Pelaksanaan verifikasi tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui Dinas Syariat Islam untuk menghadirkan penyelenggaraan MTQ yang semakin profesional, berkualitas, dan mampu menjadi media pembinaan syiar Islam ditengah masyarakat. Dengan dukungan seluruh pihak, diharapkan pelaksanaan MTQ Tingkat Kabupaten Aceh Besar nantinya dapat berlangsung sukses, melahirkan qari dan qariah terbaik, serta memperkuat nilai-nilai keislaman yang menjadi identitas masyarakat Aceh Besar.()

Pos terkait