Kodim 0107/Aceh Selatan Percepat Pembangunan Jembatan di Buluh Seuma

Liputan07 | Aceh Selatan — Satuan Tugas (Satgas) TNI Angkatan Darat terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman. Pekerjaan pembangunan di titik Wak Rege dan Suak Lele, kawasan Buluh Seuma, Kecamatan Trumon, Kabupaten Aceh Selatan, kembali dilanjutkan dengan progres yang signifikan, Selasa (05/05/2026).

Kawasan Buluh Seuma merupakan jalur penghubung strategis antara Kabupaten Aceh Selatan dan Kabupaten Aceh Singkil. Jalur tersebut selama ini menjadi akses vital bagi mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta pemenuhan kebutuhan pokok warga di wilayah pedalaman. Namun, kondisi geografis yang cukup berat, ditambah keterbatasan sarana infrastruktur, membuat akses tersebut belum dapat dimanfaatkan secara optimal, khususnya saat musim hujan ketika jalan menjadi licin dan berlumpur.

Pada tahap pekerjaan kali ini, personel Satgas TNI AD melaksanakan pengecoran pembatas jembatan, pengecoran telingan jembatan, serta perapian pada kedua sisi jembatan. Tahapan ini merupakan bagian penting dalam memperkuat konstruksi jembatan agar lebih kokoh, aman, dan memiliki daya tahan jangka panjang sehingga nantinya dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan semangat gotong royong antara personel TNI dan masyarakat setempat. Kebersamaan yang terjalin di lapangan menjadi gambaran nyata kuatnya sinergi antara TNI dan rakyat dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi kepentingan bersama.

Meski dihadapkan pada tantangan medan yang cukup berat, seperti kondisi tanah berlumpur, akses terbatas, serta cuaca yang tidak menentu, hal tersebut tidak menyurutkan semangat personel Satgas TNI AD. Dengan dedikasi, disiplin, dan kerja keras yang tinggi, seluruh personel terus berupaya menjaga kualitas pekerjaan sekaligus mempercepat proses pembangunan agar dapat selesai sesuai target yang telah ditetapkan.

Danramil 09/Trumon Tengah, Kapten Inf Faisal Kurniawan, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian TNI AD terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam membuka keterisolasian wilayah pedalaman.

“Kami terus berupaya mempercepat proses pekerjaan agar akses penghubung ini segera dapat dimanfaatkan masyarakat. Dengan terbukanya jalur ini, kami berharap aktivitas ekonomi warga meningkat dan mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah,” ujarnya.

Menurut Kapten Faisal, keberadaan akses jalan dan jembatan yang memadai akan sangat membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Selain memudahkan transportasi, pembangunan ini juga diharapkan dapat mempercepat distribusi hasil pertanian, memperlancar akses pendidikan, pelayanan kesehatan, serta memperkuat konektivitas antarwilayah.

Pos terkait