Kodim 0108/Aceh Tenggara kebut Pembangunan Jembatan Gantung di Kuta Ujung,Progres Capai 86 Persen

Liputan07 | Aceh Tenggara – Pembangunan Jembatan Gantung Perintis yang berada di Desa Kuta Ujung, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga Sabtu (8/8/2026), progres pembangunan jembatan tersebut telah mencapai sekitar 86 persen dan kini memasuki sejumlah tahapan penting menuju penyelesaian, salah satunya pemasangan tiang hanger sebagai bagian dari penyempurnaan struktur jembatan.

Pengerjaan jembatan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan personel Babinsa jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama personel Yon TP 855/RD serta masyarakat setempat. Ketiga unsur tersebut terus bekerja secara bersama-sama di lapangan dengan mengedepankan semangat gotong royong, kekompakan dan kehati-hatian dalam setiap tahapan pekerjaan.

Pemasangan tiang hanger menjadi salah satu bagian penting dalam konstruksi jembatan gantung. Komponen tersebut berperan dalam mendukung sistem struktur jembatan, sehingga pemasangannya membutuhkan ketelitian dan penyesuaian yang tepat terhadap bagian-bagian konstruksi lainnya. Karena itu, personel yang terlibat terus memastikan setiap tahapan dikerjakan secara cermat dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan kerja.

Babinsa Desa Kuta Ujung, Sertu Matliadi, mengatakan bahwa memasuki progres 86 persen, pembangunan jembatan semakin mendekati tahap akhir. Namun demikian, seluruh personel tetap diminta tidak mengurangi ketelitian dan kehati-hatian, terutama dalam pekerjaan yang berkaitan dengan struktur utama maupun pendukung jembatan.

“Pemasangan hanger ini merupakan salah satu tahapan penting dalam penyelesaian jembatan. Kami bersama personel lainnya dan masyarakat terus bekerja secara gotong royong agar seluruh pekerjaan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target. Ketelitian dan keselamatan tetap menjadi perhatian utama dalam setiap pekerjaan,” ujar Sertu Matliadi.

Menurutnya, pembangunan Jembatan Gantung Perintis tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat Desa Kuta Ujung. Keberadaan jembatan diharapkan dapat memberikan kemudahan akses bagi warga yang selama ini membutuhkan jalur penghubung untuk menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk menuju kawasan perkebunan dan lahan pertanian.

Akses transportasi dan mobilitas yang lebih baik diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kehidupan masyarakat. Selain mempermudah perjalanan, jembatan nantinya dapat membantu masyarakat mengangkut hasil pertanian dan perkebunan dengan lebih mudah, sehingga waktu serta tenaga yang dibutuhkan dalam menjalankan aktivitas ekonomi dapat lebih efisien.

Pos terkait