Kodim 0108/Agara Bersama Warga Gotong Royong Bangun Jembatan di Desa Kumbang Jaya

Liputan07 | Kutacane – Semangat kebersamaan dan gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat kembali terlihat nyata dalam pelaksanaan pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang berlokasi di Desa Kumbang Jaya, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara, Rabu (20/05/2026). Kehadiran jembatan tersebut menjadi harapan besar bagi masyarakat setempat dalam membuka akses transportasi yang lebih aman dan memadai antarwilayah pedesaan.

Pembangunan jembatan yang dikerjakan oleh Satuan Tugas (Satgas) Jembatan Kodim 0108/Aceh Tenggara saat ini telah memasuki tahap penting, yakni perakitan besi tiang pondasi jembatan. Proses pengerjaan dilakukan secara gotong royong oleh personel TNI bersama masyarakat sekitar sebagai bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini terus terjalin dengan baik.

Di lokasi pembangunan, tampak personel Satgas bersama warga bahu-membahu mengangkat, menyusun dan merakit struktur besi yang nantinya akan menjadi pondasi utama penyangga jembatan gantung. Selain melaksanakan perakitan besi pondasi, personel Satgas juga melakukan pembuatan mal tiang velon guna mempercepat tahapan konstruksi dan memastikan proses pembangunan berjalan sesuai target yang telah direncanakan.

Koordinator lapangan pembangunan, Serma Karmadi, mengatakan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI dalam membantu masyarakat membuka akses penghubung antarwilayah yang selama ini cukup sulit dilalui, terutama ketika musim penghujan tiba. Menurutnya, kondisi jalur yang terbatas selama ini sering menghambat aktivitas masyarakat, baik dalam bidang ekonomi, pendidikan maupun mobilitas sehari-hari.

“Pengerjaan terus kami kebut agar jembatan ini segera dapat dimanfaatkan masyarakat. Hari ini fokus pekerjaan pada perakitan besi tiang pondasi dan pembuatan mal tiang velon sebagai bagian penting dalam konstruksi jembatan gantung,” ujar Serma Karmadi.

Ia menjelaskan, keberadaan jembatan tersebut nantinya akan menjadi jalur penghubung strategis antara Desa Kumbang Jaya, Kecamatan Badar dengan Desa Gulo, Kecamatan Darul Hasanah. Dengan adanya jembatan gantung ini, masyarakat di kedua wilayah diharapkan dapat lebih mudah melakukan aktivitas, termasuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan, mengakses fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan hingga memperlancar aktivitas sosial masyarakat.

Menurutnya, seluruh tahapan pembangunan dilakukan dengan penuh ketelitian dan memperhatikan aspek teknis konstruksi agar kualitas bangunan tetap terjaga. Hal itu penting untuk memastikan jembatan yang dibangun benar-benar kokoh, tahan lama dan aman digunakan masyarakat dalam jangka panjang.

Pos terkait