Liputan07 | Aceh Tenggara – Kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali dibuktikan. Babinsa Koramil 0108-04/Babussalam Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama warga Desa Lawe Sikap I, Kec. Babussalam, bahu-membahu memasang mal cor pondasi jembatan beton, Jumat 19/06/2026.
Jembatan beton ini dibangun untuk mengganti akses lama yang kurang memadai, terutama saat musim hujan. Keberadaannya nanti jadi penghubung vital warga untuk angkut hasil pertanian, ke sekolah, pusat pelayanan, hingga fasilitas kesehatan.
Tahap penting pondasi
Pemasangan mal cor pondasi jadi tahap krusial karena berfungsi sebagai cetakan dasar yang menentukan kekuatan struktur jembatan. Sejak pagi, Babinsa dan warga sudah kompak bekerja dengan peralatan sederhana, menyiapkan dan merakit mal sesuai perencanaan.
Babinsa Desa Lawe Sikap I, Koptu Suharto, menyebut keterlibatannya bagian dari tugas pembinaan teritorial.
“Kami hadir bukan cuma jaga keamanan, tapi bantu warga atasi kesulitan. Jembatan ini kebutuhan mendesak. Kalau dikerjakan bersama, yang berat jadi ringan,” ujar Koptu Suharto.
Ia juga menegaskan gotong royong adalah modal utama. Komunikasi dan kedekatan Babinsa-warga membuat setiap program pembangunan desa berjalan lancar dan cepat.
Dampak untuk warga
Warga menyambut baik. Selama ini mobilitas terhambat saat hujan. Dengan jembatan beton yang kokoh dan permanen, akses transportasi diharapkan lebih aman, nyaman, dan lancar. Dampaknya langsung ke ekonomi: hasil tani mudah didistribusikan dan konektivitas antarwilayah terbuka.
Apresiasi juga disampaikan warga atas kepedulian Babinsa. Kehadiran TNI dinilai bukan hanya bantu tenaga, tapi juga memotivasi semangat kebersamaan agar budaya gotong royong tetap hidup.
Dengan sinergi TNI, pemerintah desa, dan masyarakat, pembangunan jembatan beton Lawe Sikap I ditarget rampung sesuai waktu. Nantinya jembatan ini tak hanya jadi sarana penghubung, tapi juga simbol nyata hasil kerja bersama untuk kesejahteraan warga Aceh Tenggara.






