Kodim Bersama Warga Percepat Pemasangan Tiang Pylon Jembatan Gantung di Desa Lawe Ger-Ger Aceh Tenggara

Dengan selesainya pembangunan jembatan ini, diharapkan akses transportasi masyarakat akan menjadi lebih cepat, aman, dan efisien. Mobilitas warga menuju lahan pertanian, perkebunan, sekolah, pusat kesehatan, maupun pasar akan semakin mudah sehingga mampu mendorong peningkatan aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Pelda Soldier juga menegaskan bahwa Babinsa akan terus mendampingi setiap tahapan pembangunan hingga seluruh pekerjaan selesai. Pendampingan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk nyata dukungan TNI terhadap percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.

“Kami akan terus hadir bersama masyarakat dalam setiap kegiatan yang memberikan manfaat bagi kepentingan umum. Harapan kami, jembatan ini nantinya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui terbukanya akses transportasi yang lebih baik serta memperkuat konektivitas antarwilayah,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Lawe Ger-Ger, Bapak Isman (50), menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas pembangunan jembatan yang selama ini sangat dinantikan oleh masyarakat. Ia mengaku kehadiran Babinsa yang selalu terlibat langsung dalam setiap tahapan pekerjaan menjadi motivasi tersendiri bagi warga untuk terus bergotong royong menyelesaikan pembangunan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa, TNI, dan seluruh pihak yang telah membantu pembangunan jembatan ini. Selama ini kami benar-benar membutuhkan akses yang lebih aman untuk menyeberangi sungai. Semoga pembangunannya segera selesai sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih mudah, hasil pertanian lebih cepat dibawa ke pasar, dan anak-anak juga lebih aman saat berangkat ke sekolah,” ungkapnya.

Semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam pembangunan Jembatan Gantung Perintis tersebut menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kolaborasi antara Babinsa, masyarakat, dan para teknisi menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur akan lebih cepat terwujud apabila dilaksanakan dengan semangat gotong royong, rasa tanggung jawab, dan kepedulian terhadap kepentingan bersama.

Melalui pembangunan Jembatan Gantung Perintis ini, diharapkan konektivitas antarwilayah di Kecamatan Ketambe semakin baik, akses pelayanan publik semakin mudah dijangkau, serta roda perekonomian masyarakat desa terus berkembang. Kehadiran jembatan tersebut nantinya tidak hanya menjadi sarana penyeberangan, tetapi juga menjadi simbol kemajuan pembangunan dan hasil nyata sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Aceh Tenggara.

Pos terkait