Medan Berat tak surutkan semangat personel Kodim 0119/BM untuk mengangkut Material Jembatan Aramco di Desa Pilar Jaya Bener Meriah

Liputan07 | Redelong – Semangat dan dedikasi prajurit TNI dalam membantu kesulitan masyarakat kembali ditunjukkan oleh personel Koramil 06/Bukit Kodim 0119/Bener Meriah melalui pembangunan Jembatan Aramco di Desa Pilar Jaya, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Jumat (15/5/2026).

Meski harus menghadapi medan ekstrem dan akses jalan yang sulit dilalui kendaraan roda empat, personel Koramil 06/Bukit tetap melanjutkan proses pembangunan jembatan demi mempercepat pemulihan akses masyarakat di wilayah tersebut. Berbagai material bangunan seperti semen, pasir, batu, dan besi terpaksa diangkut menggunakan sepeda motor dinas karena kondisi jalan yang sempit, berlumpur, dan dipenuhi tanjakan curam.

Di lapangan, anggota TNI terlihat bekerja penuh semangat membawa material secara bertahap menuju lokasi pembangunan. Jalur licin dan berlumpur yang harus dilalui menjadi tantangan tersendiri, terlebih saat hujan turun yang membuat kondisi jalan semakin berbahaya dan rawan tergelincir.

Komandan Koramil 06/Bukit, Kapten Czi Aep Mukhran Halid, mengatakan bahwa proses distribusi material menjadi salah satu kendala utama dalam pembangunan Jembatan Aramco Pilar Jaya. Menurutnya, medan yang cukup berat membuat kendaraan pengangkut material tidak dapat menjangkau lokasi pembangunan.

“Seluruh material bangunan harus diangkut menggunakan sepeda motor karena kendaraan roda empat tidak bisa masuk ke lokasi. Anggota Koramil 06/Bukit harus bekerja ekstra membawa semen, batu, pasir, dan besi melewati jalan yang cukup berbahaya,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa saat kondisi cuaca cerah, pengangkutan material masih dapat dilakukan meskipun harus dengan kehati-hatian tinggi. Namun ketika hujan turun, jalan berubah menjadi sangat licin sehingga kendaraan roda dua sulit melintas dan berisiko mengalami kecelakaan.

“Kalau hujan turun, jalan menjadi sangat licin sehingga anggota harus lebih berhati-hati. Bahkan terkadang pengangkutan material terpaksa dihentikan sementara demi keselamatan personel,” tambahnya.

Meski menghadapi berbagai kendala di lapangan, semangat personel TNI tidak surut. Pembangunan Jembatan Aramco terus dikebut karena memiliki peranan penting sebagai akses utama masyarakat Desa Pilar Jaya dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, khususnya untuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan.

Kapten Czi Aep Mukhran Halid menuturkan bahwa keberadaan jembatan tersebut nantinya diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat serta membantu meningkatkan roda perekonomian warga di wilayah pedalaman.

Pos terkait