Dalam arahannya, Pangdam IM juga menekankan pentingnya soliditas, disiplin, dan loyalitas sebagai pondasi utama dalam melaksanakan tugas. Ia menyebutkan bahwa setiap unsur staf di lingkungan Kodam IM—mulai dari Intelijen, Operasi, Personel, Logistik, hingga Teritorial memegang peran strategis dalam mendukung keberhasilan satuan. Khususnya, pembinaan teritorial disebut sebagai wujud nyata dari butir ke-8 Wajib TNI, yaitu menjadi contoh dan memelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya.
“Prajurit Kodam IM harus militan di masa perang dan bermanfaat di masa damai. Sejalan dengan moto kita, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesamanya,” ungkap Pangdam di hadapan para prajurit.
Sebagai penutup kunjungan, Pangdam IM menerima cendera mata berupa pedang adat Alas Ama Remuh, menuliskan pesan dan kesan di buku tamu, serta melaksanakan sesi foto bersama dengan seluruh prajurit dan anggota Persit Kodim 0113/Gayo Lues.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danrem 011/Lilawangsa, Aspers Kasdam IM, Asintel Kasdam IM, Aster Kasdam IM, serta Danyon TP 855/Raksaka Dharma. Kehadiran Pangdam IM di Gayo Lues diharapkan semakin memotivasi prajurit untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga disiplin, dan memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.






