Pangdam IM Sambut SEMMI Aceh, Dorong Sinergi Mahasiswa dan TNI AD

Selain menyatakan dukungan, SEMMI Aceh juga menyampaikan harapan agar Pangdam IM dapat memberikan penjelasan langsung mengenai tujuan, mekanisme, Program Kodam Iskandar Muda sebagai bekal informasi dalam menyampaikan pemahaman kepada mahasiswa dan masyarakat yang masih menyimpan keraguan. SEMMI menilai pentingnya penyampaian narasi kebijakan secara objektif dan edukatif untuk mencegah polarisasi persepsi di kalangan pemuda.

Teuku Wariza menegaskan komitmen organisasinya untuk menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat melalui berbagai kegiatan edukatif seperti diskusi publik, seminar, dan kampanye sosial yang bertujuan memperkuat rasa percaya masyarakat terhadap arah kebijakan pemerintah, khususnya di bidang pertahanan dan pembangunan.

Menanggapi hal tersebut, Pangdam IM menyampaikan dukungan dan apresiasi atas langkah SEMMI Aceh yang dinilainya telah menunjukkan sikap dewasa dan bertanggung jawab dalam menjalankan peran sebagai agen perubahan. Ia mengungkapkan bahwa TNI selalu terbuka terhadap kolaborasi dengan elemen sipil, terutama organisasi kemahasiswaan, sebagai mitra dalam membangun stabilitas dan ketahanan nasional dari tingkat daerah.

Pangdam berpesan agar SEMMI terus menjaga konsistensi dalam proses kaderisasi dan pendidikan karakter generasi muda. Ia berharap SEMMI dapat menjadi garda terdepan dalam menyebarluaskan nilai-nilai nasionalisme, semangat kebhinekaan, dan integritas moral yang kuat di kalangan mahasiswa dan masyarakat luas. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk kritis, tetapi juga solutif, bijak dalam menyikapi isu, dan mampu menjalin sinergi dengan seluruh elemen bangsa.

Dalam pertemuan tersebut, SEMMI Aceh juga mengusulkan agenda deklarasi dukungan terhadap Program Kodam Iskandar Muda. Deklarasi tersebut direncanakan sebagai wujud nyata partisipasi mahasiswa Aceh dalam mendukung program strategis pertahanan nasional sekaligus sebagai bentuk tanggung jawab sosial mahasiswa kepada daerahnya. Pangdam menyambut positif rencana tersebut dan memerintahkan jajaran terkait di Kodam IM untuk berkoordinasi lebih lanjut dalam memfasilitasi kegiatan tersebut.

Sebagai penutup, Mayjen TNI Niko Fahrizal menyampaikan harapannya agar kerja sama yang telah terjalin dapat terus dipererat. Ia menegaskan bahwa membangun Aceh memerlukan kontribusi dari semua pihak, termasuk para mahasiswa. “Sinergi antara pemuda dan TNI adalah kunci dalam memperkuat pertahanan negara berbasis wilayah serta mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Pos terkait