Liputan07 | Banda Aceh — Komitmen TNI dalam memperkuat kemanunggalan bersama rakyat kembali ditunjukkan melalui pelaksanaan Karya Bhakti Satuan Non Komando Kewilayahan (Sat Non Kowil) Tahun Anggaran 2025 oleh Satuan Penerangan Kodam Iskandar Muda (Pendam IM). Jumat (1/6/25). Kemarin di Meunasah Babussalam, Gampong Lampaseh Aceh, Dusun Tgk Lheun Deyah, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh.
Dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Pendam IM, Letkol Inf Hendra Riski, kegiatan ini melibatkan seluruh personel Pendam IM yang bahu membahu bersama masyarakat setempat dalam aksi gotong royong membersihkan lingkungan sekitar meunasah. Tidak hanya sekadar kegiatan fisik, Karya Bhakti ini juga mencerminkan semangat kepedulian sosial dan kebersamaan yang menjadi roh dari pengabdian TNI kepada masyarakat.
Letkol Inf Hendra Riski dalam keterangannya menyampaikan bahwa Karya Bhakti Sat Non Kowil bukan sekadar rutinitas tahunan, namun merupakan bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat dalam rangka mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan religius.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian kami sebagai prajurit TNI kepada masyarakat. Meskipun bukan bagian dari komando kewilayahan, Pendam IM memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk ambil bagian dalam membangun lingkungan dan mempererat hubungan dengan masyarakat,” ujar Letkol Inf Hendra Riski di sela-sela kegiatan.
Selain kegiatan kebersihan, Pendam IM juga menyerahkan bantuan berupa cat dinding, kuas, dan perlengkapan kebersihan lainnya untuk mendukung perawatan Meunasah Babussalam yang menjadi pusat ibadah dan aktivitas sosial warga sekitar. Kegiatan dilanjutkan dengan penyaluran bantuan sosial berupa paket sembako kepada sejumlah ibu rumah tangga di Dusun Tgk Lheun Deyah.
Senyum sumringah tampak dari wajah para penerima bantuan yang menyambut kehadiran TNI dengan antusias. Ibu Nurhayati, salah satu warga penerima bingkisan, menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan.
“Kami sangat bersyukur dengan adanya kegiatan ini. Tidak hanya lingkungan kami jadi bersih, tapi juga kami merasa diperhatikan. Terima kasih kepada bapak-bapak TNI dari Pendam IM,” ujarnya haru.
Gotong royong yang melibatkan personel TNI dan warga berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Masyarakat terlihat antusias dan bersemangat bekerja bersama personel TNI, mulai dari menyapu halaman meunasah, mengecat dinding, hingga merapikan fasilitas umum di sekitarnya. Suasana penuh keakraban tersebut menggambarkan nilai-nilai kebersamaan yang menjadi fondasi kuat dalam menjalin hubungan antara aparat negara dan rakyat.






