Liputan07 | Jakarta, 7 Mei 2026 – Persit Kartika Chandra Kirana memperingati hari jadinya yang ke80 dengan tema besar “Persit Kartika Chandra Kirana Mewujudkan Keluarga Tangguh Mandiri dan Berkualitas Menuju Indonesia Emas. Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali semangat pengabdian, solidaritas, dan peran strategis organisasi dalam mendukung tugas TNI AD serta memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat dalam berkarya. Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., selaku Pembina Utama Persit Kartika Chandra Kirana, pada peringatan HUT ke 80 organisasi Persit Kartika Chandra Kirana yang digelar di Expo Balai Kartini, Jakarta, Kamis (7/5/2026) lalu.
Kasad menegaskan bahwa secara historis organisasi Persit KCK dibentuk sebagai wadah perjuangan dan pengabdian para istri prajurit dalam mendukung pelaksanaan tugas TNI AD.
“Sejak awal kelahirannya, Persit Kartika Chandra Kirana hadir bukan hanya sebagai organisasi pendamping, tetapi sebagai bagian penting dari kekuatan moral dan sosial yang turut menopang keberhasilan tugas para prajurit di medan pengabdian,” ujar Kasad.
Kasad juga menilai, selama ini Persit Kartika Chandra Kirana telah menghadirkan berbagai program positif dan kreatif di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, maupun kesejahteraan. Beragam kegiatan tersebut tidak hanya memberi manfaat bagi anggota Persit dan keluarga prajurit, tetapi juga dirasakan masyarakat secara luas.
“Semangat berkarya inilah yang harus terus digelorakan, diperkuat, dan dikembangkan sesuai dengan dinamika zaman,” tegasnya.
Menurut Kasad, nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu Persit KCK harus terus menjadi pedoman dalam menjalankan organisasi dan pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Nilai-nilai luhur ini harus terus menjadi landasan bagi setiap anggota Persit Kartika Chandra Kirana dalam berkarya, berorganisasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan TNI AD,” ujar Kasad.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Uli Simanjuntak menyampaikan berbagai pesan-pesan mendalam tentang keberadaan istri prajurit yang bukan hanya sebagai pendamping suami, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung tugas-tugas suami dan keluarga serta memberikan dampak positif masyarakat di sekitarnya.
“Selama delapan dekade, Persit hadir bukan hanya sebagai organisasi tetapi juga rumah bagi perempuan-perempuan kuat yang memilih untuk mencintai seorang prajurit dan memilih jalan hidupnya tidak selalu indah. Satu hal yang tidak berubah adalah keteguhan hati seorang istri tentara, ” ungkap Ny. Uli Simanjuntak.






