“Sejak TMMD dimulai, seluruh sasaran fisik terus kami percepat. Pemasangan cerucuk merupakan pekerjaan yang sangat penting karena menjadi penguat struktur bantaran jalan dan jembatan. Fondasi yang kuat akan menghasilkan konstruksi yang aman, kokoh, serta mampu bertahan dalam jangka waktu lama,” ujarnya.
Menurutnya, cerucuk yang terbuat dari batang kayu dan pohon kelapa dipilih karena memiliki daya tahan yang baik terhadap kondisi tanah lembek di lokasi pembangunan. Kehadiran mini excavator juga mampu meningkatkan efektivitas pekerjaan sehingga target pembangunan dapat tercapai sesuai jadwal.
“Kami tidak hanya mengejar penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memastikan setiap tahapan memenuhi standar kualitas. Harapannya, infrastruktur yang dibangun melalui TMMD benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses menuju lahan pertanian dan meningkatkan produktivitas sektor pertanian,” tegas Dansatgas.
Pembangunan jembatan Box Culvert ini merupakan salah satu sasaran fisik TMMD Reguler ke-129 Kodim 0102/Pidie yang diharapkan mampu membuka konektivitas antarlokasi pertanian, memperlancar distribusi hasil panen, serta menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kecamatan Sakti. Semangat gotong royong antara Satgas TMMD dan warga pun terus menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan.






