Perkuat Resiliensi Perawat IGD, FKep USK dan PSIK Unaya Gelar Pengabdian di RSUD Pidie Jaya

Pelaksanaan kegiatan berlangsung secara interaktif melalui metode ceramah, diskusi kelompok, studi kasus, dan simulasi. Para peserta aktif berdiskusi mengenai pengalaman dan tantangan yang dihadapi saat menangani dampak bencana hidrometeorologi di wilayah kerja mereka. Selain itu, peserta juga terlibat langsung dalam simulasi penerapan sasaran keselamatan pasien untuk meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan dan koordinasi pelayanan pada situasi darurat.

Ketua pelaksana kegiatan, Ns. Rosa Galica Gita Gressia, S.Kep., M.Kep, menyampaikan bahwa penguatan resiliensi perawat merupakan aspek penting dalam membangun sistem pelayanan kesehatan yang tangguh terhadap bencana. “Perawat merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan saat terjadi bencana. Oleh karena itu, kemampuan beradaptasi, mengelola tekanan kerja, serta menjaga mutu pelayanan dan keselamatan pasien menjadi kompetensi yang sangat penting untuk terus diperkuat,” ujarnya. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak RSUD Pidie Jaya, khususnya bagian pendidikan dan pelatihan (Diklat). Antusiasme peserta dan dukungan manajemen rumah sakit menunjukkan tingginya kebutuhan terhadap program-program peningkatan kapasitas tenaga kesehatan yang relevan dengan tantangan pelayanan saat ini.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesiapsiagaan tenaga keperawatan menghadapi bencana sekaligus memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara institusi pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk pengembangan berbagai program kerja sama dan pengabdian masyarakat lainnya yang dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Aceh.

Pos terkait