Liputan07 | Lhokseumawe — Menyusul penetapan status Darurat Bencana Alam di Provinsi Aceh akibat banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah sejak beberapa hari terakhir, Denbekang IM/2.B Lhokseumawe di bawah jajaran Korem 011/Lilawangsa (LW) Kodam Iskandar Muda bergerak cepat mendirikan dapur umum sebagai langkah tanggap darurat untuk membantu masyarakat yang terdampak, terutama di wilayah Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe. Sabtu (29/11/25)
Meskipun kondisi banjir saat ini mulai menunjukkan tanda-tanda surut, para prajurit Kodam Iskandar Muda tetap berada di lapangan. Mereka terus memberikan bantuan secara maksimal dengan semangat pantang menyerah, sebagai wujud nyata komitmen TNI dalam meringankan kesulitan rakyat di tengah situasi darurat.
Selain turun langsung ke berbagai lokasi yang sulit dijangkau untuk melakukan evakuasi, membantu warga yang terisolasi, dan mendistribusikan bantuan, Kodam Iskandar Muda melalui Denbekang IM/2.B juga mengoperasikan dapur lapangan sebagai pusat pemenuhan kebutuhan pangan bagi para korban bencana. Dapur lapangan ini mulai beroperasi penuh sejak pagi hari di lingkungan Korem 011/LW Lhokseumawe.
Di dapur umum tersebut, sejumlah bahan makanan pokok disiapkan dan diolah dengan cepat serta terkoordinir, di antaranya beras, telur, sarden, mie instan, dan berbagai kebutuhan pokok lainnya. Proses memasak dilakukan sesuai standar kelayakan serta kebersihan agar makanan yang diberikan kepada warga tetap sehat dan aman dikonsumsi, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia.
Koordinator dapur umum, Letkol Cba Ridwan Nugraha, S.E., M.M., menjelaskan bahwa pendirian dapur lapangan ini merupakan prioritas utama dalam penanganan bencana, mengingat banyak warga masih belum dapat kembali ke rumah mereka.
“Dapur umum ini kami dirikan sebagai bentuk respons cepat TNI terhadap kondisi darurat. Kami memastikan bahwa masyarakat yang terdampak tetap mendapat makanan siap saji setiap harinya, terutama mereka yang rumahnya terendam atau masih terisolasi akibat banjir dan longsor,” terang Letkol Ridwan.
Ia juga mengungkapkan bahwa prajurit Denbekang IM/2.B bersama unsur terkait bekerja siang dan malam untuk memastikan seluruh proses berjalan lancar, termasuk distribusi makanan ke lokasi yang aksesnya masih terganggu.
“Kami berharap dapur lapangan ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memberikan rasa aman di tengah kondisi yang masih belum stabil. Kami juga mengajak seluruh pihak untuk bersinergi mempercepat pemulihan pascabencana,” tambahnya.






