Menurutnya, sanitasi yang layak bukan sekadar tentang membangun jamban atau menyediakan fasilitas kebersihan. Lebih dari itu, sanitasi merupakan fondasi penting dalam menjaga kesehatan keluarga, mencegah penyebaran penyakit, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Sanitasi yang layak adalah tentang menjaga martabat masyarakat, melindungi keluarga dari penyakit seperti diare dan tifoid, serta memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk tumbuh sehat dan meraih masa depan terbaik mereka,” katanya.
Melalui Program Gampong SEHATI, masyarakat Gampong Atong juga didorong untuk menerapkan kebiasaan Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS) serta membangun budaya menjaga kebersihan lingkungan secara mandiri. Edukasi yang diberikan selama hampir satu tahun diharapkan menjadi bekal agar masyarakat mampu mempertahankan perilaku hidup bersih dan sehat tanpa bergantung pada pendampingan program.
Neli mengajak seluruh masyarakat menjadikan berakhirnya Program Gampong SEHATI bukan sebagai akhir dari gerakan sanitasi sehat, melainkan awal dari komitmen bersama untuk terus menjaga lingkungan.
“Program boleh exit, tetapi perilaku hidup sehat jangan pernah exit dari kehidupan kita,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa kesehatan merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah, tenaga kesehatan, perangkat gampong, kader, hingga seluruh masyarakat memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
“Dari Gampong Atong kita mulai perubahan. Dari sanitasi yang sehat kita bangun keluarga yang sehat. Dan dari keluarga yang sehat, kita siapkan Generasi Emas Indonesia yang kuat dan berdaya saing,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Camat Montasik, Afrizal, S.E, turut menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Program Gampong SEHATI di wilayahnya. Ia berharap kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dengan LKC Dompet Dhuafa tidak berhenti pada program sanitasi semata, tetapi dapat terus berlanjut melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat lainnya.
Menurut Afrizal, kehadiran Dompet Dhuafa sebagai mitra strategis telah memberikan dampak positif bagi masyarakat Gampong Atong, sehingga diharapkan kerja sama serupa dapat dikembangkan dalam sektor kesehatan maupun program sosial lainnya di Kecamatan Montasik.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Montasik, Yulidar Zakaria, SGz, juga hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan Puskesmas terhadap keberlanjutan program sanitasi dan perilaku hidup bersih dan sehat di wilayah kerja Puskesmas Montasik.
Pada akhir kegiatan, Dinas Kesehatan Aceh Besar kembali menyampaikan terima kasih kepada LKC Dompet Dhuafa Aceh atas dukungan dan kontribusinya sebagai mitra strategis dalam pelaksanaan program kesehatan masyarakat di Aceh Besar. Apresiasi juga diberikan kepada pemerintah gampong, kader kesehatan, dan seluruh warga Gampong Atong yang telah berpartisipasi aktif selama proses pendampingan berlangsung.






