Progres Pembangunan Jembatan Gantung Desa Burlah, Aceh Tengah Capai 57,01 Persen

Optimalisasi personel dan pengaturan waktu kerja di lapangan menjadi strategi utama dalam mengejar target penyelesaian. Seluruh personel yang terlibat bekerja secara maksimal dengan tetap mengedepankan kualitas konstruksi dan standar keamanan. Dukungan serta semangat gotong royong masyarakat setempat juga sangat membantu percepatan pembangunan, sekaligus mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun daerah.

Salah seorang warga Desa Burlah, Abdul Manaf (52), mengungkapkan rasa syukur atas pembangunan jembatan tersebut. Ia menuturkan bahwa selama ini warga harus menempuh jalur memutar dengan jarak yang cukup jauh untuk mencapai desa tetangga maupun saat mengangkut hasil kebun.

“Selama ini kalau mau ke desa sebelah atau membawa hasil panen, kami harus memutar cukup jauh dan memakan waktu lama. Dengan adanya jembatan gantung ini nanti, perjalanan tentu lebih cepat dan aman. Kami sangat berharap jembatan ini segera selesai karena manfaatnya sangat besar bagi kami,” ungkapnya.

Dengan progres yang telah melampaui setengah dari target, jajaran TNI memastikan bahwa pekerjaan akan terus dipacu secara maksimal tanpa mengabaikan mutu dan standar keamanan konstruksi. Pembangunan jembatan gantung ini menjadi wujud nyata komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan wilayah, khususnya di daerah yang terdampak bencana dan memiliki keterbatasan akses.

Apabila rampung sesuai rencana, jembatan gantung Desa Burlah diharapkan menjadi infrastruktur strategis yang tidak hanya memulihkan konektivitas antar desa, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Aceh Tengah secara berkelanjutan serta meningkatkan kualitas hidup warga di wilayah tersebut.

Pos terkait