Segelas kopi telah habis, maka cerita dalam tulisan ini juga selesai. Beberapa seniman menyatakan terimakasihnya kepada Nasir yang hadir sebagai diri sendiri dan bebas dari segala protokoler. Sebelum meninggalkan tempat, Sekda Nasir mengatakan terkesan dengan acara Puitika Kopi.
“Menurut saya, kita perlu sering bergaul dengan seniman dan mendengarkan puisi agar kita dapat membuka ruang hati. Saya senang bisa bersama seniman,” katanya. []
*Penulis: Dr Nurlis Effendi adalah Juru Bicara Pemerintah Aceh*






