Pulihkan Aktivitas Warga, TNI AD Kerahkan Personel Bersihkan Puing Gempa Poso

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat, Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, menegaskan bahwa langkah cepat prajurit TNI AD di Poso merupakan perintah langsung pimpinan Angkatan Darat. “TNI AD hadir bukan hanya dalam menjaga kedaulatan, tetapi juga di garis depan saat rakyat menghadapi bencana. Instruksi pimpinan jelas, aparat kewilayahan harus merespons cepat agar korban jiwa dan dampak kerugian dapat diminimalisir,” tegasnya.

Hingga Senin sore (18/8/2025), BPBD Kabupaten Poso mencatat satu orang meninggal dunia, sementara puluhan warga luka-luka masih dirawat, termasuk dua pasien kritis di ICU RSUD Poso. Total kerusakan mencapai 101 rumah rusak ringan, tiga rumah rusak sedang, 70 rumah rusak berat, serta 30 fasilitas umum seperti sekolah, Polindes, kantor desa, dan rumah ibadah juga dilaporkan rusak. Tercatat 14 desa/kelurahan terdampak gempa yang terjadi, di antaranya Desa Tiwaa, Ueralulu, Tokorondo, Masani, hingga Desa Kilo di Poso Pesisir Utara.

Dengan semangat gotong royong, sinergi antarinstansi, dan respon cepat prajurit TNI AD di lapangan, proses pemulihan di Poso diharapkan dapat berjalan lebih cepat. Kehadiran TNI AD sekali lagi menegaskan jati dirinya sebagai tentara rakyat, yang senantiasa hadir mendampingi masyarakat di setiap medan tugas, termasuk saat musibah bencana alam melanda.

 

Sumber: Dispenad

Pos terkait