TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Resmi Ditutup, Sinergi TNI dan Rakyat Dorong Kemandirian Desa

“Pembangunan ini bukan semata-mata untuk meningkatkan angka indeks pembangunan daerah, tetapi lebih jauh bertujuan memperkokoh kemandirian ekonomi rakyat agar bangsa yang besar ini tidak terus bergantung kepada bangsa lain,” demikian amanat Pangdam Iskandar Muda.

Dengan demikian, pembangunan fisik TMMD ditempatkan sebagai fondasi untuk membuka akses dan peluang, sementara keberlanjutan manfaatnya sangat bergantung pada kemampuan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga, merawat serta memanfaatkan hasil pembangunan tersebut.

Penutupan TMMD ke-129 di Desa Lhok Panah, Kabupaten Pidie, juga menjadi bagian dari penutupan program TMMD ke-129 yang dilaksanakan secara serentak di tiga wilayah jajaran Kodam Iskandar Muda, yakni Kodim 0102/Pidie, Kodim 0107/Aceh Selatan dan Kodim 0114/Aceh Jaya.

Berakhirnya program bukan berarti berakhirnya semangat pembangunan. Justru, hasil TMMD diharapkan menjadi titik awal bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk melanjutkan berbagai program pemberdayaan yang telah dirintis selama kegiatan berlangsung.

Brigjen TNI Ali Imran menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan TMMD ke-129, khususnya pemerintah daerah dan masyarakat.

Ia juga berpesan kepada personel Satgas TMMD dan masyarakat agar terus menjaga kebersamaan serta kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Terus jaga kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI dengan rakyat guna mengembangkan potensi daerah masing-masing menjadi lebih maju dan sejahtera,dan berpesan kepada warga agar sama sama menjaga apa yang telah di bangun agar pemanfaatannya lebih lama” pesannya.

Usai upacara, Brigjen TNI Ali Imran bersama Forkopimda Kabupaten Pidie menyerahkan sejumlah sarana kontak dan sembako kepada masyarakat Desa Lhok Panah sebagai bentuk kepedulian dan penguatan hubungan antara TNI dengan masyarakat, antara lain sajadah, Al-Qur’an dan peralatan olah raga.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung berbagai sasaran fisik TMMD yang telah diselesaikan selama pelaksanaan program. Peninjauan tersebut menjadi bagian dari evaluasi sekaligus memastikan hasil pembangunan dapat dimanfaatkan masyarakat sesuai tujuan awal program.

Bagi masyarakat Desa Lhok Panah dan wilayah sasaran lainnya, berakhirnya TMMD bukan sekadar seremoni penutupan. Yang ditinggalkan adalah jalan yang lebih baik, hunian yang lebih layak, sarana pendukung kehidupan serta semangat gotong royong yang diharapkan terus hidup setelah personel Satgas kembali ke satuannya.

Sebab, esensi TMMD bukan hanya apa yang dibangun selama satu bulan, tetapi apa yang mampu dilanjutkan masyarakat setelah satu bulan itu berakhir.

Pos terkait