Liputan07 |Kota Jantho — Wakil Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Aceh Besar, Hj. Nurul Fazli, S.Ag, menyambut hangat kunjungan kerja Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Kejaksaan Tinggi Aceh, di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Jumat (20/6/2025).
Kunjungan ini menjadi momen penting dalam mempererat sinergi dan kemitraan strategis antara Dekranasda dan IAD dalam upaya pemberdayaan UMKM lokal.
Ketua IAD Kejati Aceh, Ny Juraida Yudi Triadi yang juga istri Kajati Aceh bersama rombongan, disambut secara resmi oleh Hj. Nurul Fazli SAg (Istri Wakil Bupati Aceh Besar) didampingi Asisten II Sekdakab Aceh Besar, M. Ali, SSos MSi., serta Plt. Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (Diskopukmdag) Aceh Besar, Trizna Darma, ST.
Kunjungan diawali dengan peninjauan langsung ke Galeri Dekranasda Aceh Besar yang memamerkan berbagai produk unggulan khas daerah, seperti batik Solanda, kasab ijo, gerabah, serta beragam wastra tradisional, seperti tudung saji, tas, dompet anyaman, dan hasil kerajinan lainnya yang mencerminkan kekayaan budaya lokal.
Dalam sambutannya, Hj. Nurul Fazli menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kunjungan tersebut. “Kunjungan ini sungguh membesarkan hati kami, terutama para perajin yang selama ini terus berjuang dalam keterbatasan. Ini menjadi bukti bahwa perhatian terhadap UMKM tak hanya datang dari lembaga teknis, tetapi juga dari mitra strategis seperti IAD,” ujar Hj. Nurul.
Ia menambahkan bahwa dukungan semacam ini memberikan motivasi besar bagi pelaku UMKM serta membuka peluang kolaborasi di masa depan, mulai dari pelatihan keterampilan, digitalisasi pemasaran, hingga perluasan akses pasar.
“UMKM tidak bisa berjalan sendiri. Mereka membutuhkan pendampingan, promosi, dan jejaring. Karena itu, kami sangat terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk IAD, dalam menciptakan peluang-peluang baru bagi produk lokal kita,” imbuhnya.
Suasana penuh keakraban tampak saat Nurul Fazli menyerahkan cendera mata khas Aceh Besar kepada Ny. Juraida Yudi Triadi. Cendera mata tersebut merupakan hasil karya perajin binaan Dekranasda dan disambut antusias oleh rombongan IAD.
Rombongan IAD kemudian melanjutkan kunjungan ke Sentra UMKM Aceh Besar yang terletak di belakang Gedung Dekranasda. Di sana, mereka berinteraksi langsung dengan para perajin dan pelaku usaha yang tengah memamerkan produk unggulan mereka, termasuk “Nyan Cap Aceh Besar”, kolektif kreatif yang tengah naik daun sebagai ikon kerajinan lokal.






