Liputan07 | Banda Aceh – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Regional Aceh kembali mendapat apresiasi atas kontribusinya dalam mengembangkan ekosistem keuangan syariah di Aceh.
Kali ini, BSI meraih penghargaan kategori “Bank Penggerak Tabungan Emas Menuju Baitullah” pada Malam Anugerah Serambi Awards 2026 yang berlangsung di Gedung AAC Dayan Dawood, Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi BSI dalam mendorong masyarakat Aceh memanfaatkan emas sebagai salah satu instrumen untuk mempersiapkan kebutuhan ibadah haji secara bertahap, terencana, dan sesuai prinsip syariah.
Regional CEO BSI Aceh, Imsak Ramadhan, mengatakan penghargaan tersebut menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi BSI untuk terus menghadirkan solusi keuangan syariah yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi kehormatan sekaligus amanah bagi kami. Ini juga menjadi motivasi bagi BSI untuk terus menghadirkan solusi keuangan syariah yang dapat membantu masyarakat mewujudkan berbagai tujuan finansial dan spiritual, termasuk mempersiapkan perjalanan ibadah menuju Baitullah,” ujar Imsak.
Menurutnya, emas memiliki karakteristik sebagai instrumen investasi yang dapat dimanfaatkan untuk perencanaan keuangan jangka panjang. Dengan perencanaan yang dilakukan sejak dini dan secara konsisten, masyarakat dapat mempersiapkan kebutuhan biaya ibadah haji sesuai dengan kemampuan masing-masing.
“Semangat yang ingin kami bangun adalah bagaimana masyarakat dapat memulai ikhtiar menuju Baitullah sejak sekarang. Dilakukan secara bertahap, konsisten, dan tetap dalam koridor prinsip syariah,” katanya.
Sebuah Ekosistem Layanan dari BSI
Imsak menjelaskan, Gold to Baitullah pada dasarnya merupakan sebuah ekosistem layanan yang menghubungkan berbagai produk BSI dalam satu perjalanan finansial menuju ibadah. Ekosistem tersebut mencakup BSI Emas Digital, BSI Cicil Emas, BSI Gold atau emas batangan, Tabungan Haji BSI, hingga aplikasi BYOND by BSI sebagai layanan digital yang saling melengkapi.
Melalui aplikasi BYOND by BSI, nasabah dapat melakukan transaksi emas sekaligus mengakses berbagai layanan keuangan lainnya.
“Gold to Baitullah bukan sekadar mengajak masyarakat membeli emas. Yang kami bangun adalah kebiasaan merencanakan perjalanan ibadah sejak dini melalui instrumen yang memiliki potensi menjaga nilai aset. Dengan ekosistem layanan yang terintegrasi, masyarakat dapat memulai ikhtiar dari investasi emas, kemudian mempersiapkan tabungan haji hingga merencanakan perjalanan ibadahnya,” ujar Imsak.






