Kajati Aceh Launching Gampong Binaan Adhyaksa Peduli Stunting Di WIlayah Kerja Puskesmas Kecamatan Jangka

Liputan07 | Bireuen – Dalam rangka program Adhyaksa Peduli Stunting 2025, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh, Yudi Triadi, SH., MH., melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Jumat (4/7/2025) Pagi.

Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau langsung pelaksanaan pelayanan Posyandu sebagai upaya pencegahan stunting di tingkat desa.

Selanjutnya, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh, Yudi Triadi , SH, MH Melaksanakan Kegiatan

yang dipusatkan di lapangan utama Kecamatan Jangka, turut dihadiri Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST, Kapolres Bireuen AKBP, Tuschad Cipta Herdani, Kajari Bireuen H. Munawal, SH., MH., Ketua DPRK Bireuen, Ketua Pengadilan Negeri, Dandim 0111, Ketua Mahkamah Syar’iyah Bireuen, serta jajaran Forkopimda dan Forkopimcam setempat.

Bupati Bireuen dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepedulian Kejaksaan Tinggi Aceh dalam mendukung program kesehatan, khususnya upaya pencegahan stunting yang menjadi salah satu isu prioritas nasional.

“Saya sangat terharu dan mengapresiasi atas perhatian Kajati Aceh terhadap kondisi kesehatan masyarakat, terutama terhadap anak-anak yang menjadi generasi penerus,” ujar Bupati Mukhlis.

Kajati Aceh, Yudi Triadi, menegaskan bahwa penanganan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan semata, namun membutuhkan sinergi lintas sektor dan kepedulian semua pihak.

“Kami mendukung penuh kegiatan pencegahan stunting. Ini adalah investasi masa depan bangsa. Terima kasih kepada tenaga kesehatan di Bireuen yang telah bekerja keras di lini terdepan,” ungkap Yudi Triadi.

Kejaksaan Tinggi Aceh merasa terpanggil dan berkewajiban Turut serta berkontribusi

Menyelesaikan persoalan stunting bagi anak – anak Aceh.

Kita ingin anak – anak Aceh memiliki kesempatan, peluang yang sama Dengan anak – anak di daerah lain.”Ujar Kejati Dalam keteranganya.Jum’at ( 04/07/2025 ).

Usai acara seremonial, rombongan Kajati Aceh bersama Forkopimda meninjau langsung kegiatan Posyandu yang sedang berlangsung, serta menyapa ibu hamil dan keluarga balita. Dalam kesempatan itu, dilakukan pembagian vitamin, makanan tambahan (PMT), dan bantuan kepada sejumlah keluarga yang memiliki anak berisiko stunting.

Kepala Puskesmas Jangka, Mursal, SKM., dalam laporannya menyampaikan bahwa kasus stunting di wilayah kerjanya masih menjadi perhatian serius, utamanya di kalangan keluarga kurang mampu.

“Kami terus berupaya melakukan intervensi gizi, edukasi, serta kolaborasi dengan lintas sektor, termasuk dengan tokoh agama dan masyarakat,” jelas Mursal.

Pos terkait