Liputan07 | Aceh Tenggara – Semangat kebersamaan dan budaya gotong royong kembali diperlihatkan oleh personel Babinsa jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama masyarakat mempercepat pembangunan jembatan beton yang menjadi penghubung antar desa dan antar kecamatan. Meski malam telah larut, proses pengecoran lantai jembatan tetap berlangsung dengan penuh semangat di Desa Lawe Sikap I, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara, Kamis (9/7/2026).
Babinsa Desa Lawe Sikap I, Koptu Suharto, tampak memimpin sekaligus terjun langsung mendampingi masyarakat dalam setiap tahapan pekerjaan. Mulai dari mengangkut material bangunan, menyiapkan campuran beton, hingga melakukan pengecoran lantai jembatan secara bergantian, seluruh pekerjaan dilakukan dengan penuh kekompakan dan rasa tanggung jawab.
Koptu Suharto mengatakan bahwa kegiatan lembur tersebut merupakan wujud nyata komitmen bersama antara TNI dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur yang memiliki manfaat besar bagi kehidupan warga.
“Walaupun pekerjaan dilakukan hingga malam hari, semangat masyarakat tidak pernah surut. Justru kebersamaan yang terjalin membuat pekerjaan terasa lebih ringan. Kami berharap pembangunan jembatan ini dapat selesai tepat waktu sehingga segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa keberadaan jembatan beton ini memiliki nilai strategis karena akan menjadi jalur utama yang menghubungkan beberapa desa dan kecamatan di wilayah Kabupaten Aceh Tenggara. Selama ini masyarakat masih menghadapi berbagai kendala dalam mobilitas akibat terbatasnya akses transportasi, terutama saat musim hujan.
Diharapkan, setelah jembatan selesai dibangun, masyarakat akan lebih mudah melakukan aktivitas sehari-hari, mulai dari mengangkut hasil pertanian dan perkebunan, menuju pasar, sekolah, fasilitas kesehatan, hingga memperlancar distribusi barang dan jasa. Dengan demikian, pembangunan jembatan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di wilayah tersebut.
Selama proses pengecoran berlangsung, suasana gotong royong tampak begitu kental. Babinsa dan masyarakat bekerja bahu-membahu tanpa mengenal lelah. Meskipun pekerjaan dilakukan pada malam hari, setiap tahapan tetap dilaksanakan secara teliti dan sesuai prosedur agar kualitas bangunan tetap terjaga serta memiliki daya tahan yang baik untuk digunakan dalam jangka panjang.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini terus dipelihara oleh Kodim 0108/Aceh Tenggara melalui peran aktif para Babinsa di wilayah binaan. Kehadiran Babinsa tidak hanya memberikan pendampingan dalam pembangunan fisik, tetapi juga menjadi motor penggerak yang mampu membangkitkan semangat kebersamaan, kepedulian, dan partisipasi masyarakat dalam setiap kegiatan pembangunan.






