Janji Investasi 10 Tahun Berujung Kecewa

Data yang ia sampaikan menunjukkan:

• 25 Mei 2026, nilai investasi tercatat sekitar Rp288 juta.

• 29 Mei 2026, nilai tersebut turun menjadi Rp283 juta.

• 1 Juni 2026, layanan pelanggan AIA menginformasikan nilai investasi kembali turun menjadi Rp281 juta.

• 4 Juni 2026, saat mengurus penutupan polis di Kantor Cabang BCA Matraman, nilai investasi tercatat sekitar Rp263 juta.

Penurunan tersebut membuat Daniel merasa dirugikan. Ia menilai nilai investasi yang diterimanya tidak mencerminkan ekspektasi yang dibangun saat proses pemasaran produk berlangsung.

Menurut pengakuannya, pihak perusahaan menjelaskan bahwa penyusutan tersebut terjadi akibat kondisi pasar modal yang sedang mengalami tekanan sehingga memengaruhi harga unit investasi.

Namun, penjelasan tersebut belum sepenuhnya dapat diterimanya.

Persoalkan Perbedaan Penjelasan Agen dan Isi Polis

SALAH satu poin utama yang disoroti Daniel adalah adanya dugaan perbedaan antara penjelasan lisan tenaga pemasar dengan ketentuan yang tertuang dalam dokumen polis.

Menurutnya, banyak nasabah cenderung mempercayai penjelasan verbal yang diberikan saat proses pemasaran dan tidak memahami secara rinci seluruh isi kontrak.

Ia juga menyebut dokumen polis baru diterima setelah proses penandatanganan dan pembayaran dilakukan.

“Yang menjadi persoalan adalah ketika penjelasan yang disampaikan saat penawaran berbeda dengan ketentuan yang tertulis dalam polis. Banyak nasabah mempercayai penjelasan tenaga pemasar dan tidak membaca seluruh detail isi polis,” ujarnya.

Daniel menilai kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kesalahpahaman yang pada akhirnya merugikan konsumen.

Proses Penutupan Polis dan Pengajuan Keluhan

PADA awal Juni 2026, Daniel memutuskan untuk menghentikan kepesertaannya dan mengajukan penutupan polis.

Ia mengaku harus menunggu beberapa hari kerja untuk proses pencairan dana. Menurutnya, proses tersebut kemudian bertambah lama karena adanya pengajuan keluhan yang sedang dipelajari oleh perusahaan.

Selain itu, Daniel juga mengkritisi formulir digital yang digunakan dalam proses penutupan polis.

Ia menilai pilihan alasan yang tersedia dalam sistem tidak sepenuhnya menggambarkan keberatannya sebagai nasabah.

Menurut Daniel, alasan utama dirinya menutup polis bukan karena kebutuhan dana, melainkan karena nilai investasi yang diterima tidak sesuai dengan harapan yang terbentuk saat awal bergabung.

Desak OJK Turun Tangan

MERASA dirugikan, Daniel meminta pihak AIA dan BCA memberikan penjelasan serta pertanggungjawaban atas permasalahan yang dialaminya.

Pos terkait